Analisis BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Sangihe

Analisis BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,9 Guncang Kepulauan Sangihe

Nasional | inews | Minggu, 1 Maret 2026 - 07:45
share

JAKARTA, iNews.id - Gempa hari ini dengan kekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi, Minggu, 1 Maret 2026 pukul 00.22.21 WIB.

Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono melaporkan dari analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,7. 

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4,95° LU ; 126,18° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 102 Km arah barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 62 km.

Rahmat membeberkan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Laut Filipina. 

"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," katanya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Essang, Miangas, Kepulauan Talaud; Kepulauan Marore, Kepulauan Sangihe dengan skala intensitas IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah). 

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami," katanya.

Topik Menarik