Jadwal Imsakiyah Surabaya Hari Ini 23 Februari 2026, Lengkap Bacaan Niat Puasa
JAKARTA, iNews.id - Jadwal Imsakiyah Surabaya hari ini, Senin 23 Februari 2026 bisa dijadikan panduan bagi umat Islam untuk melaksanakan ibadah puasa di Bulan Ramadhan.
Menjalankan ibadah Puasa Ramadhan merupakan kewajiban bagi tiap muslim yang sudah mukallaf. Dalil diwajibkannya puasa Ramadhan yakni Surat Al Baqarah ayat 183. Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Latin: Yaa Ayyuhal ladziina aamanuu kutiba 'alaikumush shiyaamu kamaa kutiba 'alalladziina min qablikum la'allakum tattaquun.
Artinya: “Wahai orang yang beriman, diwajibkan kepadamu berpuasa sebagaiman telah diwajibkan kepada umat sebelummu agar kamu bertaqwa.” (QS Al-Baqarah : 183).
Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan harus mengetahui kapan waktu berbuka dan batas sahur. Sebab, Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang sudah ditentukan waktunya sesuai syariat terutama dalam hal niat. Berbeda dengan puasa sunnah yang boleh membaca niat pada pagi hari jika terlupa.
Mengenai batasan dimulainya puasa atau batas waktu sahur, Allah SWT berfirman di dalam Al-Quran:
وَكُلُواْ وَاشْرَبُواْ حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ
Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar. (QS Al-Baqarah: 187).
Berikut jadwal lengkap imsakiyah Ramadhan 2026 untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya dilansir dari laman Bimas Islam Kementerian Agama.
Jadwal Imsakiyah Surabaya Hari Ini 23 Februari 2026
5 Ramadan 1447 H (Senin 23 Februari 2026)
IMSAK: 04:08
SUBUH : 04:18
MAGRIB : 17:54
Niat Puasa Ramadhan
Niat Puasa Ramadhan merupakan salah satu rukun dalam puasa menurut ulama Asy-Syafi'iyah. Sedangkan para ulama Hanafiyah, Malikiyah dan Hanabilah meletakkan niat sebagai syarat puasa.
Niat tempatnya di dalam hati bukan pada lidah. Seorang yang melafazkan niat di lidahnya belum tentu berniat di dalam hatinya. Seorang yang meniatkan di dalam hati tanpa melafadzkannya di lidah, sudah pasti berniat.
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
Prabowo Tegaskan Perdamaian dan Stabilitas Prasyarat Utama untuk Pertumbuhan dan Kemakmuran
Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala
“Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan keajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”










