Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan

Gelar Tangerang Taxpo, Bapenda Permudah Masyarakat Urus Pajak hingga Perbankan

Nasional | sindonews | Selasa, 17 Februari 2026 - 20:30
share

Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Tangerang (Bapenda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar Tangerang Kabupaten Tax & Public Service Expo (Tangerang Taxpo). Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pelayanan publik bagi masyarakat.

Mengusung semangat “Melayani Lebih Dekat”, Tangerang Taxpo dirancang bukan sekadar kegiatan expo, melainkan model pelayanan publik yang dapat diulang, terukur, dan berkelanjutan. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat terhadap kewajiban pajak daerah, sekaligus memperkuat kepercayaan publik kepada pemerintah daerah.

Program ini bukan sekadar acara, tetapi model pelayanan publik yang bisa diulang, terukur, dan berkelanjutan. Dampaknya bukan hanya pada pelayanan, tetapi juga pada kepercayaan masyarakat dan kepatuhan pajak daerah.

Baca juga: Dukung Program MBG, Pemkab Tangerang dan SGU Luncurkan Inovasi Pangan

Berbeda dengan pola pelayanan konvensional, Tangerang Taxpo mengusung pendekatan jemput bola dengan menghadirkan layanan langsung di ruang hidup masyarakat, seperti kantor kecamatan, pasar tradisional dan modern, lapangan desa, area Car Free Day dan ruang publik lainnyaKegiatan terdekat akan digelar di depan Gedung Serba Guna (GSG), area Car Free Day Kantor Bupati Tangerang, pada Sabtu, 15 Februari 2026, pukul 06.00–10.00 WIB.

Melalui konsep ini, masyarakat dapat mengurus berbagai layanan pajak daerah tanpa harus antre lama atau datang ke kantor dinas. Pelayanan dikemas dalam suasana santai dan partisipatif, menyatu dengan aktivitas olahraga pagi warga.

Lihat video: Pemkab Tangerang Salurkan 2.000 Paket Sembako dan 3 Ton Beras Sambut HUT ke-393

Dalam kegiatan Tangerang Taxpo, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai layanan, antara lain, PBB-P2 (Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan), Samsat (Pajak Kendaraan Bermotor), Konsultasi dan edukasi pajak daerah oleh tim Bapenda, mobil layanan keliling (termasuk dukungan layanan perbankan).

Tak hanya layanan administratif, acara juga diramaikan dengan senam sehat, partisipasi UMKM, hiburan musik lokal, games, serta keterlibatan konten kreator. Konsep ini dihadirkan untuk menghilangkan kesan kaku dan menakutkan dalam pelayanan pajak.

Kepala Bapenda Kabupaten Tangerang Slamet Budhi Mulyanto, menegaskan masyarakat tidak perlu lagi merasa takut atau khawatir dalam membayar pajak.“Jadi masyarakat jangan takut lagi. Biasanya bayar pajak takut karena ada petugas pajak. Sekarang tidak perlu takut. Kami akan melayani semua. Seperti yang disampaikan Pak Bupati, hasil pajak ini dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Slamet menambahkan, melalui kegiatan seperti Tangerang Taxpo, pihaknya ingin membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memberikan edukasi bahwa pajak merupakan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat, sekaligus mengedukasi bahwa taat dan sadar pajak adalah kontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tambahnya.

Founder Intens Entertainment, Anesrembes, yang turut mendukung konsep kreatif dan pendekatan komunikasi publik dalam program ini, menyampaikan bahwa pelayanan publik saat ini harus mampu dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Pelayanan publik hari ini tidak cukup hanya hadir, tapi harus terasa. Ketika pemerintah hadir di ruang hidup masyarakat dengan cara yang lebih humanis dan relevan, maka kepercayaan akan tumbuh secara alami. Tangerang Taxpo bukan sekadar event, ini adalah gerakan membangun budaya sadar pajak yang membanggakan,” ujarnya.Dengan paradigma baru tersebut, pemerintah tidak lagi menunggu warga datang ke kantor, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat. Pajak daerah diharapkan tidak lagi dipandang sebagai kewajiban yang menakutkan, melainkan sebagai bentuk partisipasi aktif warga dalam pembangunan.

Program ini akan dievaluasi melalui sejumlah indikator, seperti jumlah wajib pajak yang dilayani, jumlah transaksi dan konsultasi, tingkat partisipasi masyarakat, hingga peningkatan citra positif pelayanan publik Kabupaten Tangerang.

Tangerang Taxpo juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Pajak Award 2026. Melalui program ini, Bapenda Kabupaten Tangerang berupaya membangun ekosistem pelayanan yang partisipatif, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Ke depan, Tangerang Taxpo diharapkan dapat menjadi model inovasi pelayanan publik yang dapat direplikasi di berbagai daerah serta menjadi benchmark nasional dalam transformasi layanan pajak daerah.

Dengan pendekatan yang lebih dekat, cepat, dan membahagiakan, Tangerang Taxpo menjadi bukti bahwa pelayanan publik dapat bertransformasi mengikuti kebutuhan dan gaya hidup masyarakat modern.

Topik Menarik