Kerahkan Jajarannya Korve Nasional, Menkomdigi: Budaya Bersih Harus Jadi Etos Kerja
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak jajarannya menjadikan budaya bersih sebagai fondasi disiplin di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Gerakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar lingkungan kerja yang tertib, sehat, dan aman sebagai bagian dari tata kelola pemerintahan yang profesional.
Menurut Meutya, kebersihan bukan sekadar urusan teknis, melainkan cerminan tanggung jawab dan integritas aparatur negara dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Baca juga: HPN 2026, Pesan Menkomdigi: Kepercayaan Publik Tak Boleh Kalah dengan Algoritma
“Sesuai arahan Pak Presiden, kita bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui Gerakan Indonesia ASRI,” kata Meutya di Lapangan Anantakupa, Kantor Kementerian Komdigi, dikutip Sabtu (14/2/2026).Meutya menegaskan kebersihan kantor tidak boleh bergantung pada petugas kebersihan dan setiap pegawai harus membersihkan ruang kerjanya sendiri. Meutya mengajak seluruh pejabat dan pegawai membangun kebiasaan korve rutin agar budaya bersih menjadi bagian dari etos kerja.
“Hari ini kita sebarkan kegiatan ASRI sampai ke ruang kerja. Kebiasaan ini harus kita lakukan terus,” ujarnya.
Lihat video: Ancam Citra Wisata RI! Prabowo Kritik Tajam Sampah Bali, Sindir Nasib Kunjungan Turis
Menjelang Ramadan dan Imlek, Meutya meminta kegiatan korve dilakukan setiap Jumat pagi. Meutya ingin suasana kerja yang bersih menjadi bagian dari persiapan menyambut bulan ibadah dan hari besar keagamaan.“Saya ingin setiap Jumat pagi kita lakukan pembersihan lingkungan kantor. Menjelang Ramadan dan Imlek, kita mulai dengan hati yang bersih,” tegasnya.










