Jalur Utama Guci Tegal Ambles 1,5 Meter, Aktivitas Warga Lumpuh
SLAWI, iNews.id – Jalur wisata Guci, Kabupaten Tegal ambles 1,5 meter setelah diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total.
Pantauan di lokasi, terdapat enam titik jalan ambles dengan kedalaman mencapai 1,5 meter.
Kondisi terparah terpantau di Jalan Raya Clirit, Desa Kalibakung, Kecamatan Balapulang, Kamis (12/2/2026). Amblasnya badan jalan ini memicu antrean panjang kendaraan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Badan jalan ambles melintang dan memutus aspal. Selain ambles sedalam satu hingga 1,5 meter, retakan lebar juga menganga di sepanjang jalur tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan roda empat maupun sepeda motor harus ekstra hati-hati.
"Jalannya ambkes parah karena hujan deras terus-menerus. Kendaraan harus gantian lewatnya dan pelan sekali karena takut terperosok," ujar salah seorang warga, Slamet Riyadi, Kamis (12/2/2026).
Ruas jalan yang ambles ini merupakan jalur vital. Selain menjadi akses utama menuju kawasan wisata pemandian air panas Guci, jalan ini juga merupakan jalur provinsi yang menghubungkan Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang dan Purbalingga.
Hingga Kamis siang, sejumlah petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat dibantu warga sekitar mulai melakukan penanganan darurat.
Petugas melakukan pengurugan menggunakan material tanah dan batu untuk meratakan jalan yang ambles.
Petugas juga memberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kemacetan panjang dari kedua arah.
Petugas mengimbau para wisatawan maupun masyarakat yang hendak menuju Pemalang untuk selalu waspada, terutama saat turun hujan. Kontur tanah di kawasan Clirit memang dikenal labil dan rawan pergerakan tanah saat debit air hujan meningkat.
Bagi pengendara kendaraan besar, disarankan untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan dan risiko amblas susulan yang lebih dalam.










