5 Fakta KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Nomor 3 Memilukan

5 Fakta KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Nomor 3 Memilukan

Nasional | inews | Kamis, 12 Februari 2026 - 13:56
share

PAPUA SELATAN, iNews.id - Aksi teror kembali dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan menembaki Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026). Penembakan ini menewaskan dua pilot yang kini sudah dievakuasi untuk diterbangkan ke Jakarta.

Insiden ini memicu pengejaran besar-besaran oleh Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polda Papua. Mereka memburu kelompok KKB yang diduga berasal dari Yahukimo untuk penegakan hukum

Berikut ini deretan fakta yang telah dirangkum terkain penembakan di Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu yang menewaskan pilot dan kopilot.

5 Fakta KKB Tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu:

1. Pesawat Ditembak Sesaat Setelah Mendarat

Pesawat Cessna PK-SNR milik PT Smart Air Aviation awalnya berangkat dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT menuju Koroway Batu. Pesawat membawa 13 penumpang saat kejadian.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito mengatakan penyerangan terjadi setelah pesawat mendarat.

"Pada saat mendarat mendapat penyerangan berupa penembakan ke arah pesawat dari arah hutan samping areal bandara," kata Kombes Cahyo, Kamis (12/2/2026).

Informasi korban jiwa diterima Polres Boven Digoel pukul 13.27 WIT. Dua awak pesawat dilaporkan meninggal dunia akibat serangan tersebut.

2. Seluruh Penumpang Selamat

Pesawat Smart Air ditembaki KKB sesaat mendarat di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan, menyebabkan pilot dan kopilot meninggal dunia.

Meski dua pilot tewas, seluruh penumpang selamat dalam penembakan tersebut. Mereka disebut menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam hutan.

Pesawat tersebut diketahui membawa 13 penumpang, termasuk satu balita. Para penumpang disebut menyelamatkan diri sesaat setelah pesawat ditembak.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Faizal Ramadhani memastikan kondisi penumpang aman.

“Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing,” ujarnya.

3. Pilot dan Kopilot Tewas Ditembak

Jenazah pilot dan kopilot Smart Air dievakuasi ke Timika setelah tewas ditembak KKB di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel. (Foto: iNews TV)

Dalam insiden ini, dua pilot tewas ditembak di Bandara Koroway Batu. Keduanya yakini adalah Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro Adi Anggoro.

Dalam foto yang beredar terlihat kedua korban meninggal masih di areal runway.

“Pilot dan Kopilot pesawat tersebut dipastikan tewas dalam insiden penembakan,” kata Kombes Cahyo Sukarnito.

Jenazah kedua pilot telah dievakuasi oleh tim gabungan yang tiba di lokasi pukul 06.00 WIT. Setelah itu, jasad dibawa ke RSUD Timika untuk proses identifikasi dan autopsi sebelum diterbangkan ke Jakarta.

4. Pelaku Diduga KKB Yahukimo Pimpinan Elkius Kobak

Polisi mengidentifikasi pelaku sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Kanibal dan Semut Merah. Kelompok ini disebut berasal dari Yahukimo.

"KKB yang dari Yahukimo, KKB Batalyon Kanibal dan Semut Merah," ujar Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Yusuf Sutejo.

Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramadhani menyebut kelompok tersebut dipimpin Elkius Kobak yang kini masih dalam pengejaran.

5. Satgas Damai Cartenz Lakukan Pengejaran Intensif

Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polda Papua langsung bergerak menuju lokasi untuk pengamanan dan penyelidikan.

"Masih diburu," kata Kombes Yusuf Sutejo terkait pengejaran pelaku.

Tim gabungan yang dipimpin Wakapolda Papua terus melakukan konsolidasi dan penegakan hukum. Aparat memastikan stabilitas keamanan tetap menjadi prioritas pasca insiden KKB tembaki Pesawat Smart Air di Bandara Koroway Batu.

Topik Menarik