Update Kecelakaan Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Tebing Tinggi, Korban Tewas Jadi 9 Orang

Update Kecelakaan Kereta Api Tabrak Mobil Avanza di Tebing Tinggi, Korban Tewas Jadi 9 Orang

Nasional | inews | Kamis, 22 Januari 2026 - 10:19
share

TEBING TINGGI, iNews.id - Jumlah korban tewas dalam kecelakaan kereta api dan mobil Avanza di Kota Tebing Tinggi, Sumatra Utara, bertambah menjadi sembilan orang. Seluruh korban merupakan penumpang mobil Toyota Avanza yang tertabrak kereta api di pelintasan tanpa palang pintu.

Kecelakaan mengerikan tersebut terjadi di pelintasan sebidang Jalan Abdul Hamid, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026) petang. Kejadian ini menjadi salah satu insiden lalu lintas paling fatal di wilayah tersebut.

Informasi diperoleh, delapan korban tewas di lokasi kejadian. Para korban tewas akibat benturan keras saat mobil tertabrak kereta api yang melaju di jalur tersebut sepanjang hingga 300 meter.

Sementara satu korban lainnya, merupakan pengemudi mobil. Korban sempat mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Tebing Tinggi sebelum akhirnya meninggal dunia pada malam hari.

Seusai kecelakaan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut bersama Polres Tebing Tinggi langsung bergerak cepat. Petugas melakukan evakuasi korban dan mengamankan lokasi kecelakaan.

Selain itu, aparat juga memastikan arus lalu lintas di sekitar perlintasan kereta api tetap terkendali. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kemacetan dan risiko kecelakaan lanjutan.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumut Kombes Pol Firman Darmansyah, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa tersebut. Dia menyebut mobil nahas tersebut mengangkut sembilan penumpang.

“Delapan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Satu korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia, sehingga total korban meninggal dunia menjadi sembilan orang,” ujar Firman dikutip dari iNews Medan, Kamis (22/1/2026).

Kecelakaan kereta tabrak mobil ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1657 ABP tertabrak kereta api saat melintas di pelintasan sebidang. Benturan keras membuat mobil terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik awal tabrakan. Kondisi kendaraan rusak parah akibat hantaman kereta api.

Firman menambahkan, para korban diketahui sedang dalam perjalanan untuk mengunjungi keluarga di Kota Tebing Tinggi. Seluruh jenazah difasilitasi pemulangannya ke Kota Medan. Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Ditlantas Polda Sumut menyediakan ambulans. Proses pemulangan jenazah juga mendapat pengawalan dari petugas kepolisian.

Polda Sumut kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api. Pengendara diminta memastikan jalur benar-benar aman, terutama di lokasi tanpa palang pintu.

Topik Menarik