Banjir Luapan Sungai Waridin di Kendal Meluas, Warga Mulai Mengungsi

Banjir Luapan Sungai Waridin di Kendal Meluas, Warga Mulai Mengungsi

Nasional | inews | Jum'at, 16 Januari 2026 - 08:23
share

KENDAL, iNews.id - Banjir akibat luapan Sungai Waridin di Kecamatan Brangsong, Kendal, Jawa Tengah, hingga Jumat (16/1/2026) pagi belum surut. Ketinggian air mencapai satu meter dan meluas ke sejumlah titik di sekitar aliran sungai. 

Warga mulai mengungsi, terutama yang memiliki lansia dan anak-anak karena khawatir air terus bertambah tinggi seiring hujan yang masih turun.  

Desa Kumpulrejo Kaliwungu dan Sidorejo Brangsong yang sebelumnya tidak terendam, Jumat subuh mulai tergenang. Ketinggian air di lokasi banjir berkisar 70 sentimeter hingga satu meter. 

Sebagian warga memilih bertahan, namun banyak yang mulai meninggalkan rumah. Petugas dari Polres Kendal menyisir lokasi terparah untuk mengevakuasi lansia dan anak-anak. 

Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal dan Kodim Kendal juga melakukan pemantauan di Desa Kebonadem Brangsong.  

Sejumlah warga yang memiliki anak kecil memilih mengungsi karena rumah mereka mulai kemasukan air cukup tinggi. Seperti dialami Budi, warga Brangsong, yang akhirnya membawa istri dan anak balitanya ke rumah saudaranya di lokasi lebih aman setelah air di dalam rumah hampir setinggi satu meter.  

"Ini mau mengungsi, rumah kerendam hingga seatas lutut," kata Budi, salah satu yang rumahnya terdampak banjir.

Data BPBD Kendal mencatat banjir kini merendam lima kecamatan, yakni Ngampel, Pegandon, Brangsong, Kota Kendal, dan Kaliwungu Selatan. 

Banjir disebabkan curah hujan tinggi yang membuat sejumlah sungai besar di Kendal meluap. Selain itu, beberapa pintu air jebol diterjang derasnya arus saat hujan lebat.  

Topik Menarik