Nasdem, PKB dan PKS Sepakat Berkoalisi di Pilgub DKI Jakarta 2024, Anies Maju Lagi?

Nasdem, PKB dan PKS Sepakat Berkoalisi di Pilgub DKI Jakarta 2024, Anies Maju Lagi?

Nasional | okezone | Jum'at, 15 Maret 2024 - 21:45
share

JAKARTA - Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat bahwa melanjutkan berkoalisi di Pilgub DKI Jakarta 2024. Ketiga parpol Koalisi Perubahan itu akan menjaring siapa yang layak diusung sebagai calon gubernur Jakarta 2024-2029.

Hal tersebut disampaikan jajaran petinggi DPP dan DPW DKI ketiga partai tersebut di Nasdem Tower, Jakarta Pusat pada Jumat (15/3/2024) malam.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Hermawi Taslim menyebutkan pihaknya akan menjalin kerja sama Koalisi Perubahan ke tingkat DKI Jakarta.

"Pak Ustadz Khoirudin yang insya Allah akan memegang palu sidang menjadi Ketua DPRD dengan 18 kursi, Nasdem ada Ketua DPW Nasdem DKI Wibi Andrino kita dapat 11 kursi kenaikan dari 7. Tapi yang paling tinggi kenaikannya justru PKB ada kenaikan dari 5 kursi menjadi 10 kursi," ujar Taslim.

 BACA JUGA:

Pertemuan malam kata dia ingin menunjukkan kepada publik bahwa ketiga partai sungguh-sungguh berusaha untuk mempertahankan koalisi ini sampai Pilkada serentak pada November 2024 nanti.

"Kami akan mulai dari DKI, kita akan terus melakukan pertemuan," paparnya.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi DKI Jakarta Khoirudin menyambut baik kerja sama ketiga partai dalam pemerintahan di DPRD dan Pilgub Jakarta kedepannya.

"Kita dari tiga partai koalisi perubahan, saya bang Wibi, dan dari PKB ingin menguatkan dan mengokohkan kembali untuk merebut Jakarta dari koalisi Nasional menjadi koalisi Gubernur Jakarta," kata Khoirudin.

PKS dapat amanah dari warga Jakarta sebagai pemenang dengan 18 kursi, kita akan sekuat tenaga untuk in line dengan Gubernur nya, menang Legislatif, menang Gubernur sehingga perubahan di Jakarta lebih mudah, insya Allah legislatif dan eksekutif kita akan menang kan bersama.

 BACA JUGA:

Anies Baswedan nyalon lagi?

Ia menjelaskan bagi PKS, Calon Gubernur nanti tidak harus dari PKS. Namun yang penting bisa menjalankan platform cita-cita kita bernegara.

"Siapa saja bisa, kita membuka diri, akan kita umumkan pada waktunya setelah pengumuman Pemilu dari. Saya bertemu pak Anies hari Kamis, kita menunggu pengumuman KPU terlebih dahulu, nanti kita sampaikan secara resmi apakah pak Anies akan maju lagi jadi Gubernur Jakarta atau tidak. Yang jelas pak Anies adalah aset buat warga Jakarta, buat umat," ungkapnya.

Meski demikian Khoirudin menyebutkan sejumlah kriteria Calon Gubernur Jakarta untuk 2024 kedepannya.

"Buat PKS siapa saja baik pak Anies ataupun yang lain yang bisa menjalankan platform bernegara PKS demi kemaslahatan rakyat. Seperti mengentaskan ketidakadilan, kemanusiaan, kebodohan, pengangguran, kesenjangan ekonomi. Bisa dari Nasdem, PKS, PKB," pungkasnya.

 BACA JUGA:

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Al-Habsyi menjelaskan pihaknya mengumpulkan kawan-kawan DKI, silahturahmi di DPP demi kebersamaan.

"Terlihat kerja sama besar membawa dampak besar, kerja besar pertama ditampilkan di DKI, kerja sama lainnya kita tunggu lagi masih ada ratusan Pilkada kita hadapi. Walaupun hasil legislatif kita tidak paling tinggi, paling tidak tidak turun. Kita tunggu pengumuman KPU," kata Aboe.

Topik Menarik