Beda Pilihan, Aktivis 98 Tetap Jaga Demokrasi

Beda Pilihan, Aktivis 98 Tetap Jaga Demokrasi

Nasional | sindonews | Senin, 12 Februari 2024 - 19:50
share

Sejumlah Aktivis 98 mendukung pilihan capres berbeda pada Pemilu 2024. Sebagian ada yang mendukung pasangan nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan sebagian lagi mendukung pasangan calon nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Afriansyah Noor yang juga bagian dari Aktivis 98 mengatakan, komunikasi dengan rekan di kubu Ganjar-Mahfud berjalan sebagaimana mestinya.

Baca juga: Ribuan Aktivis 98 Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Presiden

"Saya ada komunikasi dengan Bung Adian Napitupulu. Silakan Bung Adian dukung 03 kami dukung 02 yang jelas semua sukses untuk berdemokrasi secara arif dan bijaksana jadi komunikasi tetap kita bangun," ujar Afriansyah usai menggelar Sarasehan Aktivis 98 Menjaga Demokrasi di Kemang, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2024).

Sekjen Partai Bulan Bintang (PBB) ini sengaja tidak mengundang rekan aktivis yang mendukung pasangan Ganjar-Mahfud dikarenakan kegiatan yang digelar hari ini bukan acara debat.

"Ini adalah forum aktivis yang sejalan dan pemikiran soal menjaga konstitusi dan soal menjaga demokrasi yang baik," katanya.

Di lokasi sama, Agus Jabo juga berpesan kepada seluruh Aktivis 98 untuk terus menjaga demokrasi dan jangan melakukan gerakan-gerakan yang membahayakan.

"Mari kita junjung tinggi dan hargai sistem demokrasi yang sudah kita sepakati. Kita harus memberikan ruang setinggi-tingginya. Kita tunggu tanggal 14 Februari mudah-mudahan tidak ada situasi-situasi yang memperkeruh suasana," ucapnya.

Fahri Hamzah mengatakan, selama masa tenang juga tidak perlu lagi berlebih berkampanye yang bisa membuat kegaduhan.

“Meskipun memang kemarin terus terang ada provokasi yang terlalu kasar yang menyebabkan kemudian situasi masyarakat agak bergolak, sebenarnya orang itu di minggu tenang harus betul-betul kembali tenang,” ujarnya.

Hadir dalam acara tersebut Menkominfo Budi Arie Setiadi, Haris Rusly Moti, Wahab Talaohu, serta Erlinda.

Budi Arie menambahkan selama ini Aktivis 98 selalu berjuang dengan tenaga keringat juga air mata demi terbentuknya demokratisasi di Indonesia. “Kami tentunya komitmen menjaga demokrasi dan kebebasan dalam memilih,” katanya.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menatap Indonesia agar melihat ke depan dan jadikan masa lalu bagian dari proses untuk Indonesia bisa ke depan. Kemudian, bagaimana agar bangsa ini menuju Indonesia Emas pada tahun 2045.

Topik Menarik