Pasien Mati Batang Otak Dirujuk ke 80 RS di Jabodetabek Tapi Ditolak? Ini Penjelasannya
BOCAH berinisial BA (7) di Bekasi meninggal dunia usai mengalami mati batang otak pasca dilakukan operasi amandel di RS Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi. Pihak RS sempat bantu merujuk ke 80 rumah sakit di Jabodetabek. Namun, tidak ada satupun RS yang ingin menampung bocah tersebut.
Komisaris rumah sakit (RS) Kartika Husada, Jatiasih, Kota Bekasi dr Nidya Kartika Y mengatakan, saat itu kondisi pasien BA dari awal dirawat pasca operasi dalam keadaan sudah parah.

"Kami pastikan tidak menelantarkan pasien selama perawatan, bahkan pasca yang bersangkutan mengalami fase kritis," kata Nidya saat konferensi pers.
Dokter Ungkap 5 Tips Cegah Kadar Kolesterol Jahat Melesat Tinggi Dia mengatakan, sebelumnya dari RS membantu keluarga mencari rujukan untuk pasien sampai lebih ke 80 rumah sakit di Jabodetabek. Akan tetapi, hasilnya nihil tidak ada satupun RS yang ingin menampung pasien bocah tersebut.
Sementara pihak RS tidak bisa melakukan prosedur lebih banyak di tengah keterbatasan sarana dan prasarana, sebagai tipe RS C. Di sisi lain, pihak keluarga bersikeras untuk segera anaknya ditangani.
Seorang Ibu Digigit Komodo, Bagaimana Pertolongan Pertamanya? "Jadi pada awalnya yang ada itu hanya ibu pasien, ayah pasien sedang di luar negeri, memang dari awal diminta untuk segera dipindahkan tapi kondisi anak tidak memungkinkan untuk dipindahkan, non-transferable, segala risiko sudah diberitahu, namanya kondisi anak sudah seperti itu, tapi ibunya pengen tetap berusaha," tuturnya.
"Dari kami oke, misal hanya menyediakan fasilitas untuk pemindahan misalnya membawa ambulans yang sesuai, ada ventilator dan sebagainya, lalu mencari rujukan, tapi kondisi anak tidak memungkinkan. Jika itu dipaksa siapa yang menanggung? Dari hari pertama sampai hari ketiga setelah operasi masih kejang berulang, dan memang kondisinya tidak memungkinkan untuk dibawa," sambung dia.
dr Nidya menyebutkan dugaan mati batang otak memang menjadi salah satu faktor risiko operasi amandel. Namun, hal ini bukan menjadi satu-satunya penyebab.
"Bisa jadi bukan dari operasi amandelnya sendiri, itu kan mungkin ada yang dari lain-lainnya, apa sih risiko penyebab mati batang otak, itu biasanya juga akibat oksigenasi tadi," pungkasnya.










