Heboh Skandal Seks Sipir Perempuan Israel dengan Napi Palestina
TEL AVIV, iNews.id - Israel dihebohkan dengan skandal seks antara sipir perempuan Israel dengan narapidana Palestina. Imbas dari skandal tersebut, penjara tidak boleh lagi dijaga sipir perempuan.
Melansir dari The Telegraph, Senin (2/10/2023), tahanan Palestina tersebut dipenjara terkait kasus terorisme. Pengadilan di Kota Petah Tikva, Israel melarang publikasi sebagian besar rincian kasus ini, termasuk lokasi penjara dan nama-nama yang terlibat.
Empat perempuan lainnya juga diperiksa intensif. Pemeriksaan dilakukan setelah penyelidikan terhadap penjaga pertama mengarahkan polisi ke sipir lainnya yang mungkin memiliki hubungan intim dengan tahanan itu.
Menurut media Israel, tahanan tersebut merupakan anggota Fatah yang dinyatakan bersalah atas keterlibatan dalam serangan teror di Israel. Tahanan itu sedang menjalani hukuman penjara seumur hidup.
Dia diduga memiliki ponsel selama di penjara, yang digunakan untuk berkomunikasi dengan penjaga perempuan dan bertukar foto.
Pengacara tersangka, Yair Ohayon mengatakan publik akan mengetahui bahwa penjaga penjara adalah korban. Dia menambahkan bahwa pihak menyebarkan fakta palsu ke media.
Ia telah memberi tahu kantor berita lain, yang pertama kali mengungkapkan cerita ini, bahwa hubungan tersebut tidak bersifat sukarela. Namun, sumber polisi yang tidak disebutkan namanya dalam laporan mereka mengatakan bahwa bukti tersebut menunjukkan sebaliknya.
Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir mengeluarkan pernyataan bersama yang mengumumkan bahwa semua sipir Angkatan Pertahanan Israel tidak lagi bertugas sebagai penjaga di penjara.
Seluruh lima perempuan yang dicurigai selingkuh sedang mendekati akhir dinas wajib militer.
Seorang penjaga penjara sedang diperiksa untuk mengetahui apakah ia atau rekan-rekannya mengetahui aksi perselingkuhan itu dan tidak melaporkannya.










