Di Acara Ulang Tahun Luhut: Jusuf Kalla Mendorong Penyelesaian Konflik Warga Rempang

Di Acara Ulang Tahun Luhut: Jusuf Kalla Mendorong Penyelesaian Konflik Warga Rempang

Nasional | BuddyKu | Kamis, 28 September 2023 - 21:24
share

BUKAMATANEWS - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia, Jusuf Kalla (JK), memberikan pesan khusus dalam perayaan Ulang Tahun ke-76 Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Dalam acara tersebut, JK menekankan pentingnya menyelesaikan konflik yang melibatkan warga Rempang, Batam, Kepulauan Riau.

Dalam pidatonya, JK mengungkapkan keprihatinannya terhadap ketidakmampuan Indonesia untuk mengambil kebijakan yang diperlukan saat ini. Namun, ia juga merasa beruntung bahwa Indonesia memiliki sosok seperti Luhut Binsar Panjaitan yang siap menghadapi tantangan tersebut.

"Namun, tolonglah perhatikan rakyat, terutama rakyat Rempang, Pak Luhut. Kita harus melayani mereka dengan \'khidmat kebijaksanaan\', bukan hanya \'khidmat kebijakan\'. Itulah pedoman yang harus kita pegang erat," kata JK kepada Luhut di Sopo Del Tower, Jakarta Selatan, pada tanggal 28 September.

Selain itu, JK juga sempat mengomentari amanat baru yang diberikan oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), kepada Luhut, yaitu untuk mengurus urusan perhubungan. Menurut JK, Luhut Binsar Panjaitan memiliki peran penting dalam penyelesaian berbagai masalah, mulai dari kemacetan hingga polusi di Indonesia.

Sebelumnya, Jusuf Kalla secara implisit mengkritik pembebasan lahan yang sering kali berujung pada penggusuran rumah-rumah warga, seperti yang terjadi pada warga Rempang saat ini. Proses relokasi kampung adat ini dilakukan oleh pemerintah dalam rangka mendukung proyek strategis negara (PSN) Rempang Eco City.

Namun, JK mengklaim bahwa ketika perusahaannya yang dikenal sebagai Kalla Grup membangun pabrik smelter di Desa Karang-karangan dan Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, tidak pernah ada penggusuran terhadap warga setempat. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah membeli tanah dari masyarakat yang akan digunakan untuk pembangunan pabrik tersebut sejak tahun 2016.

Meski begitu, JK tidak menutup mata terhadap adanya demonstrasi dari beberapa pihak, termasuk kelompok Aliansi Masyarakat Adat (AMAN). Namun, ia menegaskan bahwa pembangunan pabrik smelter miliknya dianggap sebagai salah satu yang paling ramah lingkungan di Indonesia. Hal ini dikarenakan pembangunan smelter tersebut menggunakan sumber energi terbarukan berupa hydro power, yang merupakan langkah positif dalam menjaga lingkungan.

Dalam acara perayaan ulang tahun Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan tersebut, Jusuf Kalla tidak hanya menggarisbawahi pentingnya menyelesaikan konflik sosial, tetapi juga mengapresiasi peran Luhut dalam menjalankan tugas-tugasnya dalam pemerintahan dan dalam mempromosikan pembangunan yang berkelanjutan.

Topik Menarik