Awas Terjebak! Ini Titik Rekayasa Lalu Lintas saat Nobar Final Piala Dunia
Final piala dunia menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat untuk berkumpul dan nonton bareng (nobar).
Beberapa titik menjadi pusat nobar laga antara Argentina dengan Prancis itu. Salah satunya Bundaran Tugu Adipura.
Sebab itu, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bandarlampung melakukan rekayasa lalu lintas.
Ini untuk menghindari kemacetan di sekitar lokasi saat final piala dunia sepak bola berlangsung, Sabtu (17/12/2022) malam.
Kasat Lantas Polresta Bandarlampung, AKP M Rohmawan, menyebutkan rekayasa lalu lintas dilakukan pukul 20.00 WIB sampai laga, berakhir.
Puluhan personel Polresta Bandarlampung diturunkan untuk memastikan nobar laga berjalan tertib.
"Akan kita kordinasikan lagi kepada instansi lain. Untuk Satlantas sendiri perkiraan sekitar 65 orang yang, diturunkan," ujarnya.
Menurut dia, sistem rekayasa lalu lintas tidak jauh beda seperti car freeday. Hanya, waktu yang berbeda menjadi malam.
Baru Ditunjuk Jabat Plt Kapolres Tuban, Kombes Agung Setyo Gercep Siapkan Pengamanan Nataru
"Seperti biasa dari arah Jalan Raden Intan menuju Tugu Adipura ditutup di pertigaan gramedia dan di arahkan menuju Jalan Tulang Bawang," katanya.
Arus lalulintas dari Jalan S Parman dan Jalan Jenderal Suprapto juga ditutup agar tidak ada yang mengarah ke Jalan Raden Intan.
"Tapi tetap kita buka sedikit di sebelah kanan untuk diarahkan ke Jalan S Parman," jelasnya.
Namun tidak ada mobil yang akan menuju Jalan S Parman. Hanya sepesa motor yang diperbolehkan.
Sementara, untuk jalur kendaraan dari arah Jenderal Sudirman akan tetap dibuka.
Arus lalu lintas juga tidak dapat melaju ke arah Jalan Ahmad Yani, namun diarahkan ke Jalan Pangeran Diponegoro.
"Dari Sudirman tetap berjalan, tapi tidak bisa masuk ke Adipura atau menuju ke Ahmad Yani," sebutnya.
Selanjutnya, arus lalulintas dari arah Jalan Pangeran Diponegoro menuju Tugu Adipura juga akan ditutup. Dialihkan ke Ja lan MH Tamrin.
"Jadi, hindari menggunakan kendaraan roda empat karena minim lahan parkir," ungkapnya.
Dia mengingatkan warga kota untuk mewaspadai aksi kejahatan. Karenanya, kunci ganda sangat diperlukan. (*)










