Kesaksian Pendeta Darniaty Pariadji di Balik Kemeriahan Natal Akbar 2022 Gereja Tiberias

Kesaksian Pendeta Darniaty Pariadji di Balik Kemeriahan Natal Akbar 2022 Gereja Tiberias

Nasional | BuddyKu | Minggu, 4 Desember 2022 - 21:26
share

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Perayaan Natal ke-19 Gereja Tiberias Indonesia digelar secara besar-besaran di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta pada Sabtu (3/12/2022).

Acara yang digelar selama kurang lebih 4 jam itu mengusung konsep konser penyembahan Natal yang dimeriahkan oleh Boanerges Worship (tim pujian dan penyembahan kepemudaan Gereja Tiberias Indonesia), orkestra, serta 8.000 choir dan Tiberias Singers.

Natal Gereja Tiberias yang mengusung ayat tema dari Yohanes 1:12 yang berbunyi \'Semua yang menerima-Nya diberi kuasa untuk menjadi anak-anak Allah\' itu berlangsung dengan penuh sukacita.

Dihadiri lebih dari 100 ribu jemaat, perayaan Natal 2022 Gereja Tiberias kian semarak dengan gemerlap sinar laser warna-warni yang menyoroti setiap sudut SUGBK.

Pujian penyembahan menggema di SUGBK, sorak-sorai serta tepuk tangan jemaat menandakan betapa meriahnya Natal Gereja Tiberias tahun ini.

Suasana juga berlangsung khidmat saat pemberitaan pesan Natal dan Firman Tuhan, Perjamuan Kudus hingga momen penyalahan lilin Natal dan malam kudus yang dipimpin langsung oleh Gembala Sidang Gereja Tiberias Indonesia Pendeta Darniaty Pariadji dan dibantu ratusan pendeta Tiberias lainnya.

Di balik kemeriahan acara tersebut, perayaan Natal tahun ini memang terasa sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya bagi seluruh keluarga besar Gereja Tiberias Indonesia.

Pasalnya, pendiri yang juga Bapak Gembala Sidang Gereja Tiberias Indonesia Pendeta Yesaya Pariadji telah meninggal dunia pada Mei 2022 lalu.

Terkait hal itu, istri mendiang Pendeta Pariadji, Pendeta Darniaty menceritakan alasan pihaknya tetap menggelar acara Natal secara besar-besaran seperti tahun-tahun sebelumnya meski tanpa sang suami.

Menurut Pendeta Darniaty, Tuhan pernah berbicara kepada Pendeta Yesaya dan memerintahkan Pariadji rayakan Natal secara besar-besaran, untuk menyambut kedatangan Raja di atas segala raja Tuhan kita Yesus Kristus dimana berita Injil harus diberitakan sesuai firman-Nya di Mikha 5:1-3 & Markus 14:9".

Pesan Tuhan tersebut, kata Pendeta Darniaty, diberikan langsung kepada Pendeta Pariadji pada suatu hari di dalam perjalanan pulang dari daerah Solo Selatan.

"Pada saat itu, Pak Pariadji sedang berpikir daripada biaya untuk merayakan

Natal sangat besar, lebih baik untuk membangun gereja di daerah-daerah dan merayakan Natal di desa-desa," kata Pendeta Darniaty.

"Maka pada saat beliau sedang berpikir dan merencanakan sesuatu, Tuhan langsung mengetahuinya sehingga Tuhan menegur dan memerintahkan beliau untuk merayakan Natal secara besar-besaran," terangnya.

Karena itulah Pendeta Darniaty meneruskan perintah Tuhan kepada Pendeta Pariadji dalam menjalankan amanat yang sudah diberikan Tuhan, dengan tetap mengadakan Natal seperti yang sudah dilakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Mendalami akan perintah Tuhan kepada Gereja Tiberias untuk merayakan Natal secara besar-besaran, Pendeta Darniaty pun menyampaikan bahwa Gereja Tiberias diajar Tuhan untuk menyambut kelahiran

Juruselamat (Natal) dan kedatangan Anak Manusia yang kedua kali (second coming), dengan ribuan domba jantan (Perjamuan Kudus) dan puluhan ribu curahan minyak (Minyak Urapan).

Mari menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali dengan kuasa Perjamuan Kudus dan Minyak

Urapan dan mari terus hidup dalam pertobatan," tutur Pendeta Darniaty Pariadji.

"Sesuai dengan amanat agung dari Tuhan Yesus yang diterima oleh mendiang Bapak Gembala, mari kita sebagai manusia harus hidup dengan suci pikiran, suci perkataan, suci perbuatan, semuanya itu untuk mempersiapkan kita dalam menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali," tutupnya.

Diketahui, Gereja Tiberias Indonesia menggelar Perayaan Natal secara besar-besaran di SUGBK Sabtu kemarin setelah dua tahun vakum akibat pandemi yang melanda seluruh dunia.

Pantauan Netralnews di lokasi, ribuan jemaat Tiberias memadati semua tribun di SUGBK. Sementara sisi rumput steril dari jemaat maupun bangunan panggung.

Perayaan Natal 2022 dilaksanakan Gereja Tiberias Indonesia dengan mengikuti protokol kesehatan dan mengacu kepada peraturan pemerintah.

Di seluruh area pintu masuk Stadion Utama GBK, panitia menyiapkan scan barcode PeduliLindungi, tempat cuci tangan, cek suhu badan, hand sanitizer, hingga menyediakan masker bagi para jemaat.

Panitia juga membentuk Pamdal Satgas Covid yang tersebar di seluruh area luar dan dalam SUGBK.

Aparat dari TNI dan Polri di bantu tim keamanan internal Gereja Tiberias juga tampak di setiap sudut SUGBK untuk mengamankan jalannya acara Natal tersebut.

Topik Menarik