Loading...
Loading…
Tidak Banyak yang Tau, Ternyata Fosil Gajah Mada Ada di NTT

Tidak Banyak yang Tau, Ternyata Fosil Gajah Mada Ada di NTT

Powered by BuddyKu
Nasional | Delta3 | Selasa, 27 September 2022 - 15:06

delta3.co.id Gajah Mada dikenal dengan nama lain Jirnnodhara adalah seorang panglima perang dan mahapatih yang merupakan tokoh yang sangat berpengaruh pada zaman kerajaan Majapahit.

Agus Aris Munandar menyatakan bahwa Gajah Mada memang sakit dan meninggal di Kota Majapahit atau di area Karsyan yang tak jauh dari sana.

Sebagaimana dengan keterangan kembalinya Rajasanagara ke ibu kota Majapahit dalam Nagarakretagama.

Akan tetapi, akhir-akhir ini digegerkan oleh pernyataan seorang warga NTT yang menyatakan bahwa Fosil Gajah Mada juga Berada di Nusa Tenggara Timur.

Fosil asli Gajah Mada ada di Nusa Tenggara Timur (NTT) pernyataan salah satu warga. Dikutip dari floreseditorial.com, Selasa (27/09/2022)

Gajah Mada, tokoh sentral dalam sejarah kerajaan majapahit, masih minyimpan misteri tentang akhir hidupnya.

Buku-buku sumber yang diulas oleh para peneliti sejarah pun belum menyentil secara pasti identitas awal hingga akhir hidup Gajah Mada.

Agus Aris Munandar misalnya, dalam bukunya Gajah Mada, Biografi Politik (2010) menjelaskan, kelahiran Gajah Mada masih menjadi mitos hingga kini.

M. Yamin, dalam bukunya Gajah Mada: Pahlawan Persatuan Nusantara menjelaskan, tokoh ini lahir di pulau Bali tanpa ayah dan ibu.

Selain itu, masih banyak sumber lain mengatakan, ia lahir di pulau Jawa. Artinya, identitas Gajah Mada masih kontroversial.

Namun begitu, ada informasi baru datang dari Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tepat di Desa Tapolangu, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, seorang warga bernama Ali Bao menemukan sebuah fosil yang ia yakini sebagai Gajah Mada.

Ditemui pada Sabtu (24/9/22), ia menjelaskan, sejarah penemuan ini terjadi pada 24 Oktober 1992.

Hingga kini, fosil itu masih tersimpan di sebuah kamar di dalam rumah Ali Bao.

Dari catatan buku tamu, sudah puluhan orang yang berkunjung yakni mulai dari warga biasa, politisi, aktivis sosial, sampai pada peneliti dalam negeri maupun luar negeri.

Sebut saja, Muhammd Najib, peneliti dari Universitas Gadjah Mada yang berkunjung tahun 2016 juga dari kalangan politisi, mantan Gubernur NTT (Alm) Frans Lebu Raya dan peneliti dari luar negeri, Patti Seery yang berasal dari Amerika Serikat.

Menurut Ali Bao, fosil tersebut ia yakini sebagai fosil asli Gajah Mada yang dicari-cari oleh para peneliti.

Dalam mimpinya, ia didatangi tokoh Gajah Mada bahwa fosil tersebut benar-benar asli, bukan palsu.

Ali Bao menceritakan, akan dibangun museum Gajah Mada di depan rumahnya di Desa Tapolangu, Kabupaten Lembata, NTT.

Artikel Menarik Lainnya

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{
{