Loading...
Loading…
Stand Foodcourt Pasar Turi Baru Surabaya Masih Kosong

Stand Foodcourt Pasar Turi Baru Surabaya Masih Kosong

Nasional | jawapos | Minggu, 08 Mei 2022 - 16:45

JawaPos.com Puluhan stan makanan di Pasar Turi Baru Surabaya masih kosong. Hanya ada beberapa stan yang terisi meski libur Lebaran hampir berakhir.

Berdasar pantauan JawaPos.com pada Minggu (8/5), salah satu stan yang dibuka adalah stan ayam geprek. Pemilik stan mengakui memang belum banyak stan yang terisi.

Ada 60 stan yang siap dipakai, tapi baru ada 5 yang jualan. Kami semua dari TPS (Tempat Penampungan Sementara), kata Amanda.

Amanda menyebut, sudah berjualan selama 26 tahun. Dia berjualan bahkan sebelum Pasar Turi terbakar.

Jadi dari TPS pindah sini. Tapi pengunjung belum banyak yang datang, ujar dia.

Dia berharap, Pemerintah Kota Surabaya dan pengelola memberikan tambahan waktu pembayaran kontrak. Sebab selama ini, pengelola memberikan waktu cicilan 6 kali.

Kalau bisa service charge kalau foodcourt itu Rp 1.155.000. Listrik, keamanan, dan air. Belum biaya sewa stan 10 juta per tahun karena dari TPS dicicil 5 kali. Harapannya bisa ditambah waktunya, tutur Amanda.

Hal serupa diungkapkan Samuin, pemilik toko aksesoris ponsel di Pasar Turi Baru Surabaya lantai 5. Dia berharap Pemerintah Kota Surabaya mendengarkan apa yang memberatkan mereka.

Baca Juga :
Pedagang Menjerit, Pembeli Pasar Turi Baru Tak Seramai TPS

Minta biaya listrik diturunkan. Kalaupun nggak bisa diturunkan, seenggaknya ada lah pemberitahuan tertulis. Soalnya harga listrik Rp 222.000 itu berubah-ubah terus, ujar Samiun.

Terlebih lagi, lanjut dia, hanya ada sedikit pengunjung yang datang. Padahal Pasar Turi Baru Surabaya sudah diresmikan sejak sebulan lalu.

Pengunjung nggak ada perubahan walau sudah diresmikan. Pengunjungnya sepi. Jadi pedagang mengeluh semua, uca Samiun.

Samuin menyebut, pembiayaan sewa dan listrik tiap bulan memberatkan. Usai diresmikan, pembiayaannya tiap bulan makin banyak.

Listrik awalnya cuma Rp 200.000 tiap bulan. Sekarang ditambah PPn 11 persen jadi Rp 222.000, ujar Samiun.

Biaya itu, belum termasuk biaya sewa tahunan. Selama setahun, harus membayara biaya sewa stan 15 juta rupiah.

Tapi karena sebelumnya berjualan di TPS (Tempat Penampungan Sementara), kami dapat keringanan jadi Rp 10 juta, papar Samiun.

Original Source

Topik Menarik