Loading...
Loading…
Cara Mentahnik Bayi Lahir dan Doa yang Diajarkan Rasulullah

Cara Mentahnik Bayi Lahir dan Doa yang Diajarkan Rasulullah

Muslim | sindonews | Minggu, 15 Mei 2022 - 08:17

Salah satu Sunnah Nabi terhadap bayi lahir adalah melakukan tahnik dan mendoakannya. Dalam Kitab Fathul Baari disebutkan, tahnik ialah mengunyah sesuatu kemudian memasukkannya ke mulut bayi lalu menggosok-gosokkan ke langit-langit mulut.

Mentahnik dilakukan dengan kurma kering (tamr) atau kurma basah (ruthab). Kalau tidak ada kurma, bisa diganti dengan sesuatu yang manis. Tentunya madu lebih utama dari yang lainnya.

Cara Mentahnik Bayi

Berikut amalan dan cara mentahnik bayi baru lahir sebagaimana diterangkan Abah Guru Sekumpul (KH Muhammad Zaini Abdul Ghani Al-Banjari).

1. Buka mulutnya, lalu bacakan doa berikut:

[arabOpen] [arabClose]

Allahumma Faqqihhu fiddiin wa 'allimhut Ta'wiil

Artinya: "Ya Allah, berilah kepahaman kepadanya dalam urusan agama dan ajarkanlah ilmu takwil (tafsir Al-Qur'an)."

Apabila bayinya perempuan, kata "Hu" diganti dengan "Ha".

2. Mengumandangkan Adzan di telinga kanan dan iqamah di telinga kiri. Setelah itu baca Surat Al-Qadr sebanyak 7 kali.

3. Tawassul kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam. " Ya Rasulullah... ummat Engkau lahir, jadikanlah anak ini mendapatkan Nur dari engkau Yaa Rasulullah shallalllahu 'alaihi wasallam ."

Baca Juga :
Deretan Nama Bayi Berawalan Abdurrahman dan Abdullah yang Dicintai Allah Ta`ala

Insya Allah , anak yang dibacakan amalan di atas akan menjadi anak yang alim dan saleh/saleha.

Adapun doa di atas merupakan doa yang dibaca oleh Nabi Muhammad SAW untuk Abdullah bin Abbas (Ibnu Abbas) (619-687/68 H). Beliau adalah saudara sepupu Nabi, orang paling alim tentang Al-Qur'an dan paling faqih dengan tafsirannya.

Beliau menghafal 1.660 Hadis yang ditsabitkan oleh Al-Bukhari dan Muslim dalam kitab shohih mereka. Abdullah bin Abbas ditahnik oleh Nabi Muhammad dan besar di bawah asuhan Baginda.

Ibnu Abbas menjadi seorang ahli Hadis, ahli Tafsir, ahli Fiqh yang tersohor di zamannya. Sehingga beliau mendapat tempat istimewa di sisi Khalifah Ar-Rasyidin dalam membantu kepimpinan berkaitan urusan pentadbiran dan agama. Beliau dikenali sebagai orang yang paling mengikuti dan mentaati sunnah Nabi Muhammad.

Wallahu A'lam

Original Source

Topik Menarik

{