PDI Perjuangan Jombang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati, Catat Batas Waktunya, Non Kader Boleh!

PDI Perjuangan Jombang Buka Pendaftaran Bakal Calon Bupati, Catat Batas Waktunya, Non Kader Boleh!

Terkini | mojokerto.inews.id | Minggu, 21 April 2024 - 21:40
share

JOMBANG, iNewsMojokerto.id - Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Jombang membuka pendaftaran bakal calon Bupati atau bacalon wakil Bupati 2024. Pembukaan pendaftaran untuk pilkada serentak 2024 tersebut dimulai 26 April 2024 sampai dengan 9 Mei 2024.

"Pendaftaran bakal calon kepala daerah maupun wakil kepala daerah mulai tanggal 26 April sampai tanggal 9 Mei 2024. Pengembalian formulirnya bisa dilakukan mulai tanggal 28 April sampai tanggal 9 Mei 2024," kata Sekretaris DPC PDIP Jombang Donny Anggun dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (21/4/2024).

Donny mengungkapkan dalam pendaftaran itu sama sekali tidak dipungut biaya. partai berlambang banteng hitam bermoncong putih itu membuka peluang bagi siapapun, termasuk non-kader partai yang ingin maju pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 27 November 2024 nanti.

"Pendaftaran ini terbuka luas, jadi tidak hanya kader saja namun siapapun, baik dari partai apapun ingin mendaftar melalui PDI Perjuangan kami persilahkan, kami tunggu dimulai pada tanggal 26 April sampai 9 Mei 2024," kata wakil Ketua DPRD Jombang ini.

Dikatakan Donny, tidak ada kriteria khusus yang terlampir untuk mencalonkan diri melalui partai besutan Megawati tersebut. Menurut Donny, yang penting harus warga negara Indonesia, satu visi dengan PDI Perjuangan, satu paradigma, satu pemikiran. Hal itu dikarenakan, PDIP merupakan partai nasionalis religius sehingga siapapun calonnya diharapkan tidak anti dengan Pancasila.

"Jadi kami berharap, apalagi di Kabupaten Jombang ini bakal calon nanti adalah calon yang tidak anti Pancasila siap menjaga nasionalisme dan keutuhan NKRI," ungkapnya.

 

PDIP Jombang pada pemilu legislatif 2024 berhasil meraih 10 kursi legislatif. Dari perolehan itu, PDIP mampu mengusung bakal calon bupati dan wakil bupati pada pilkada tahun ini. Namun, dikatakan Donny, PDIP tetap membuka koalisi dengan partai lain.

"Untuk koalisi sangat terbuka, meskipun secara regulasi bahwa PDI Perjuangan dengan jumlah 10 kursi dengan persentase 20 persen dari total suara pemilihan umum kemarin artinya kami bisa mengusung sendiri. Karena pendaftaran ini baru dibuka, komunikasi non formal sudah dilakukan tapi tidak bisa dijadikan acuan karena masih bisa berubah-ubah," katanya.

Topik Menarik