Misteri dan Penyebab Kematian Mahapatih Gajah Mada

Misteri dan Penyebab Kematian Mahapatih Gajah Mada

Infografis | sindonews | Sabtu, 2 Maret 2024 - 06:59
share

Gajah Mada meninggal karena apa? Hal ini kerap menjadi pernyataan karena ada beberapa versi cerita tentang kematian mahapatih tersohor dari Kerajaan Majapahit tersebut.

Berkat Mahapatih Gajah Mada yang menjunjung tinggi sumpahnya, dikenal sebagai Sumpah AMukti Palapa, Kerajaan Majapahit berhasil jadi salah satu kerajaan yang paling disegani di nusantara.

Sayangnya nama besar Gajah Mada harus redup di Perang Bubat. Menurut jurnal "Gajah Mada Sang Maha Patih Pemersatu Nusantara di Bawah Majapahit", perang Bubat menyebabkan namanya semakin berkurang kharismanyadilingkungan Majapahit.

Baca Juga: Misteri dan Jejak Kerajaan Panai, Penguasa Tanah Sumatera Abad ke-10 Masehi

Namun sebenarnya apa yang terjadi di perang Bubat sehingga membuat sang Maha Patih meredup hingga pada akhirnya meninggal dunia? Meski memiliki beberapa versi cerita, namun kisah meninggalnya Mahapatih ini selalu berkaitan dengan perang Bubat.

Penyebab Meninggalnya Gajah Mada

Ketika Kerajaan Majapahit berada di puncak kejayaannya, terdapat satu kerajaan yang masih belum bisa ditaklukkan, yakni Kerajaan Sunda.

Suatu ketika, Raja Majapahit Hayam Wuruk jatuh cinta dengan putri Kerajaan Sunda yang bernama Dyah Pitaloka Citraresmi. Akhirnya kedua kerajaan setuju untuk melangsungkan pernikahan di pusat Kerajaan Majapahit.

Ketika rombongan Kerajaan Sunda tiba dan berkemah di Bubat, muncul perselisihan karena pada saat itu Gajah Mada menganggap bahwa pernikahan antara Hayam Wuruk dengan Dyah Pitaloka adalah salah satu bentuk tunduknya Kerajaan Sunda di tangan Majapahit.

Hal itu membuat rombongan Kerajaan Sunda tersulut amarah dan pecahlah perang Bubat. Dalam perang ini Majapahit berhasil menang, namun putri Dyah Pitaloka harus menjadi korban di perang tersebut.

Baca Juga: Momen Joko Tingkir Murka Penggal Raden Pabelan Usai Tiduri Putri Sekar Kedaton

Setelah perang itu, Gajah Mada mulai mengalami sakit keras dan pada akhirnya meninggal dunia. Kisah ini dijelaskan dalam Kitab Negarakertagama pupuh 10/1-3.

Sementara dalam versi lain menyebutkan jika setelah perang Bubat, Gajah Mada memilih menarik diri dari Politik Kerajaan. Dari situ dia dikisahkan hidup sebagai pertapa.

Namun dalam Kidung Sunda disebutkan bahwa Gajah Mada menyingkir untuk moksa, yang berarti tindakan dari manusia yang beragama Hindu atau Buddha untuk melepaskan diri dari pengaruh duniawi.

Itulah beberapa versi tentang kisah meninggalnya Patih Gajah Mada, sosok yang punya jasa besar membawa Majapahit ke puncak kekuasaannya.

Topik Menarik