Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai, Tolak Politik Praktis

Unipdu Jombang Serukan Pemilu Damai, Tolak Politik Praktis

Infografis | sindonews | Senin, 5 Februari 2024 - 22:17
share

Civitas akademika Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang menggelar ‘Deklarasi Pemilu Damai dan Tolak Politik Praktis di lingkungan kampus, Senin (5/2/2024).

Ratusan mahasiswa memadati meeting room Kampus Unipdu. Nampak hadir di tengah-tengah mahasiswa yakni Wakil Rektor Kemahasiswaan Unipdu Jombang, Mujianto Sholihin dan Kepala Biro Kemahasiswaan Bakri Ilyas.

Baca juga: Kritik Presiden Jokowi, EM Universitas Brawijaya: Bukan Tidak Mungkin Reformasi Jilid II Akan Terjadi

Di hadapan mahasiswa, Mujianto Sholihin membacakan maklumat rektor terkait dengan konstelasi politik jelang Pemilu 2024 yang semakin meninggi dengan eskalasi yang semakin mengkhawatirkan. Terutama perdebatan dan pertentangan mengenai pilihan calon presiden.

“Agar sivitas akademika Unipdu sebagai bagian dari masyarakat secara aktif turut serta menjaga situasi dan kondisi terutama apabila mengarah ke hal-hal yang provokatif dan intimidatif. Unipdu sebagai lembaga akademik sangat menghargai perbedaan dan kebebasan berpendapat terutama terkait perpolitikan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," katanya.

Mujianto menegaskan, sebagaimana amanat konstitusi, Unipdu sangat menghargai dan menjunjung tinggi keberagaman pilihan politik dan pilihan capres. Namun harus menghindari kampanye hitam terhadap calon presiden atau pihak lain.

Selain itu juga menghindari penyebaran informasi hoaks dan berita-berita yang belum terverifikasi kebenarannya dan tidak diketahui sumbernya.

Baca juga: Petisi Bulaksumur Guru-guru Besar UGM Beri Peringatan untuk Jokowi

“Kami mengajak agar kita semua menjaga atmosfir akademik yang sehat dalam bingkai kebebasan mimbar akademik yang bertanggung jawab. Marilah kita bersama semua unsur masyarakat senantiasa menjaga silaturahmi dan persaudaraan serta bersikap dewasa menerima perbedaan pilihan politik dalam suasana kekeluargaan," tambahnya.

Tak hanya jajaran rektorat, di penghujung acara mahasiswa juga menyerukan ikrar pemilu damai. Di antaranya masyarakat agar menjadi pemilih cerdas dan kepada partai politik dan capres untuk tidak menyerukan hal hal negatif dan menjatuhkan satu sama lain.

Mahasiswa juga menyuarakan agar ASN, TNI dan Polri tetap netral dan bekerja sesuai dengan porsinya, mengimbau agar tidak mudah menerima berita hoaks dan mendukung penuh KPU untuk mensukseskan pemilu damai.

Topik Menarik