Piala Asia 2027 Mundur Hampir Setahun, Erick Thohir Punya Kabar Baik untuk Timnas Indonesia
JAKARTA, iNews.id – Penundaan Piala Asia 2027 justru menjadi kabar positif bagi Timnas Indonesia. Ketua Umum PSSI sekaligus Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menilai perubahan jadwal turnamen tersebut memberi keuntungan besar bagi Skuad Garuda untuk mematangkan persiapan menghadapi persaingan elite sepak bola Asia.
Piala Asia 2027 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027 kini diundur menjadi 23 Desember 2027 sampai 21 Januari 2028. Perubahan tersebut memberikan waktu tambahan hampir satu tahun bagi Timnas Indonesia sebelum berlaga di Arab Saudi.
Erick menyambut keputusan tersebut secara positif. Menurut dia, panjangnya masa persiapan membuka kesempatan bagi Timnas Indonesia untuk meningkatkan kualitas permainan sekaligus membangun konsistensi menjelang turnamen.
"Kalau saya bilang, itu kesepakatan semua negara dan kita harus mengikuti. Kalau saya, ini menguntungkan Indonesia karena persiapan kita lebih panjang," ujar Erick.
Meski menganggap perubahan jadwal menguntungkan, Erick menegaskan Indonesia tetap harus menghormati keputusan bersama negara-negara peserta. Dia melihat penyesuaian kalender kompetisi sebagai peluang untuk memaksimalkan program persiapan tim nasional.
Erick Thohir Ungkap Keuntungan Timnas Indonesia
Tambahan waktu tersebut memungkinkan Timnas Indonesia menjalani lebih banyak pertandingan internasional sebelum menghadapi Piala Asia 2027. Erick menyoroti agenda pada Maret dan Juni 2027 yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan performa Skuad Garuda.
Setelah dua periode pertandingan tersebut, Timnas Indonesia juga akan menghadapi rangkaian kualifikasi Piala Dunia pada September, Oktober, dan November 2027. Jadwal itu dinilai penting untuk menjaga ritme pertandingan sekaligus mengasah kemampuan tim secara berkelanjutan.
"Dengan itu, kita punya Maret dan Juni untuk bisa meningkatkan performa tim. Apalagi, ditambah nanti pada September sudah ada kualifikasi Piala Dunia, kemudian Oktober dan November. Jadi, tim benar-benar bisa full gear, tidak terpotong lalu berhenti," jelasnya.
Erick berharap rangkaian pertandingan tersebut membuat persiapan Timnas Indonesia berjalan lebih konsisten. Dengan kalender yang berkesinambungan, Skuad Garuda memiliki kesempatan memperkuat performa sebelum menghadapi lawan-lawan tangguh di Piala Asia.
AFC Ungkap Alasan Piala Asia 2027 Ditunda
Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sebelumnya mengumumkan perubahan jadwal Piala Asia 2027 pada Selasa (3/11/2026). Keputusan tersebut diambil setelah pembahasan bersama panitia penyelenggara lokal dan Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF).
Situasi luar biasa di kawasan Timur Tengah menjadi pertimbangan utama dalam penjadwalan ulang turnamen. AFC turut memperhitungkan persoalan logistik dan potensi gangguan perjalanan yang dapat memengaruhi kelancaran penyelenggaraan kompetisi.
"Dewan penyelenggara Piala Asia AFC menyetujui penjadwalan ulang turnamen tim nasional utama ini dengan mempertimbangkan situasi luar biasa yang terjadi akibat perkembangan di kawasan tersebut," demikian pernyataan resmi AFC.
AFC juga menekankan pentingnya melindungi kepentingan seluruh pihak yang terlibat. Pertimbangan tersebut mencakup tim peserta, ofisial, penonton, hingga pemangku kepentingan lainnya agar turnamen dapat berlangsung sesuai kebutuhan penyelenggaraan.
Bagi Timnas Indonesia, penundaan tersebut menjadi kesempatan penting sebelum menghadapi persaingan berat di Grup F. Skuad Garuda dijadwalkan bertemu Jepang, Qatar, dan Thailand dalam perebutan tiket menuju fase berikutnya.
Tantangan tersebut sekaligus menjadi ujian bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan kemampuannya di level tertinggi sepak bola Asia. Apalagi, Skuad Garuda datang dengan modal keberhasilan menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Dengan tambahan waktu persiapan dan rangkaian pertandingan internasional sepanjang 2027, Timnas Indonesia memiliki peluang untuk meningkatkan kesiapan sebelum menghadapi Jepang, Qatar, dan Thailand di Piala Asia.









