Calvin Verdonk Tak Menyangka Jadi MOTM, Trofinya Mau Dipajang di Ruang Tamu
BODO, iNews.id - Calvin Verdonk sukses meraih penghargaan Man of the Match saat Lille bermain imbang melawan Bodo dalam lanjutan Liga Champions, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB. Bek Timnas Indonesia itu mengaku bahagia, meski hasil pertandingan belum sesuai dengan target timnya.
Verdonk tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit dalam pertandingan di Stadion Aspmyra, markas Bodo. Dia dipercaya mengisi posisi bek sayap kiri, peran yang menjadi posisi idealnya di lapangan.
Penampilan penuh determinasi membuat pelatih Davide Ancelotti tidak menarik Verdonk keluar hingga pertandingan berakhir. Kontribusinya sepanjang laga juga mengantarkan dia meraih penghargaan individu bergengsi di kompetisi antarklub tertinggi Eropa tersebut.
Meski mendapatkan pengakuan atas performanya, Verdonk tidak sepenuhnya puas dengan hasil pertandingan. Dia menilai Lille seharusnya bisa membawa pulang tiga poin dari markas Bodo.
"Kami membutuhkan tiga poin, tapi sayangnya kami meraih hasil imbang. Jadi, saya tidak puas, tapi setidaknya kami berhasil mendapatkan satu poin," ucap Verdonk dalam wawancara seusai laga.
Penghargaan Man of the Match ternyata menjadi kejutan tersendiri bagi pemain tersebut. Verdonk mengaku tidak pernah menjadikan pencapaian pribadi sebagai target utama ketika turun ke lapangan.
Dia hanya berusaha memberikan penampilan terbaik demi membantu Lille mendapatkan kemenangan. Karena itu, penghargaan yang diterimanya terasa semakin istimewa.
"Saya sangat bahagia bisa meraih penghargaan Man of the Match di Champions League, kompetisi sepak bola terbesar. Jadi, saya sangat bahagia dengan hal tersebut," kata Verdonk.
Verdonk bahkan sudah memiliki rencana sederhana untuk menyimpan trofi penghargaan tersebut. Dia ingin meletakkannya di tempat yang mudah terlihat di rumah.
"Saya rasa saya akan meletakkan trofi ini [Man of the Match] di ruang tamu, di sebelah televisi, supaya saya bisa melihatnya setiap saya," ucap Verdonk sambil menyunggingkan senyuman.
Catatan Penampilan Calvin Verdonk di Liga Champions
Penghargaan Man of the Match ini menjadi pencapaian istimewa dalam perjalanan Verdonk bersama Lille di Liga Champions. Pertandingan melawan Bodo juga menandai kali kedua dia bermain penuh selama 90 menit di kompetisi tersebut.
Sebelumnya, Verdonk pernah menjadi starter dan menyelesaikan pertandingan tanpa diganti ketika Lille menghadapi Galatasaray. Dua kesempatan tampil penuh itu menunjukkan kepercayaan pelatih terhadap kemampuannya mengisi sektor kiri pertahanan.
Adapun debut Verdonk di Liga Champions terjadi saat Lille berhadapan dengan Arsenal. Dalam pertandingan tersebut, dia mendapatkan kesempatan bermain selama 13 menit.
Sayangnya, penampilan perdana Verdonk di kompetisi elite Eropa itu berakhir dengan kekalahan. Lille takluk 0-3 dari Arsenal, klub asal London yang dikenal dengan julukan The Gunners.
Hasil negatif dalam debut tersebut tidak membuat Verdonk larut dalam kekecewaan. Dia terus berusaha meningkatkan kontribusi untuk tim hingga akhirnya mendapatkan kesempatan tampil lebih banyak.
Kini, kerja keras Verdonk membuahkan penghargaan individu pertamanya sebagai Man of the Match di Liga Champions. Pencapaian tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya bersama Lille di kompetisi Eropa.










