MRT Jakarta Minta Maaf soal Kebakaran Kios di Blok M Hub, Janji Evaluasi Keselamatan

MRT Jakarta Minta Maaf soal Kebakaran Kios di Blok M Hub, Janji Evaluasi Keselamatan

Terkini | inews | Rabu, 4 November 2026 - 06:01
share

JAKARTA, iNews.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) menyampaikan permohonan maaf atas kebakaran kios di Blok M Hub, Jakarta Selatan pada Senin (2/11/2026). Mereka akan mengevaluasi aspek keselamatan kios dan memperkuat sosialisasi pencegahan kebakaran.

Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendy Primartantyo mengatakan pihaknya akan meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat untuk mengantisipasi kejadian serupa. Dia menyampaikan, keselamatan pelanggan, pengelola dan pegawai kios, serta seluruh pihak yang beraktivitas di Blok M Hub senantiasa menjadi prioritas perusahaan.

“MRT Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan serta perhatian kepada pegawai yang terdampak. Kami akan mengevaluasi aspek keselamatan kios, memperkuat sosialisasi pencegahan kebakaran, serta meningkatkan kesiapsiagaan tim tanggap darurat,” ujar Rendy, dikutip Rabu (4/11/2026).

Sebelumnya, kebakaran terjadi di kios Cuanki Sadaya, lantai B1 Blok M Hub, pada Senin sekitar pukul 14.24 WIB. MRT Jakarta mengonfirmasi insiden tersebut dan menyebut tim operasional Blok M Hub bersama petugas terkait segera melakukan pemadaman serta pengamanan area.

Api berhasil dipadamkan menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Petugas kemudian mengaktifkan sistem pembuangan asap untuk menangani kondisi di area terdampak.

Petugas Pemadam Kebakaran Kebayoran Baru turut datang untuk melakukan pemeriksaan dan memastikan kondisi lokasi.

Akibat kejadian tersebut, dua pegawai kios mengalami luka. Keduanya telah mendapatkan penanganan awal sebelum diantar ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh perawatan medis lebih lanjut.

Sementara itu, operasional kios yang terdampak dihentikan sementara hingga proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut selesai.

“Berdasarkan informasi awal, kejadian diduga berkaitan dengan kebocoran instalasi gas kompor kios. Penyebab pasti masih dalam pemeriksaan. Kami mengapresiasi dukungan petugas pemadam kebakaran dan seluruh pihak yang membantu penanganan kejadian,” tandasnya.

Topik Menarik