Marco Bezzecchi Tertinggal 52 Poin dari Marc Marquez, Tetap Yakin Bisa Juara MotoGP 2026
SEPANG, iNews.id – Marco Bezzecchi tetap yakin bisa menjuarai MotoGP 2026 meski tertinggal 52 poin dari Marc Marquez. Pembalap Aprilia itu menegaskan kepercayaan terhadap peluang juara menjadi alasan penting baginya untuk terus datang dan bertarung di lintasan.
Jarak Bezzecchi dengan pemuncak klasemen melebar setelah dia finis ketiga dalam sprint race MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Sabtu (31/10/2026). Marquez menyelesaikan balapan di depannya, pada posisi kedua.
Bezzecchi yang sempat memimpin klasemen pada awal musim kini menempati peringkat ketiga. Dia juga menjadi tumpuan utama Aprilia untuk mengejar gelar juara dunia pembalap pertama mereka di MotoGP setelah Jorge Martin mundur dari GP Malaysia akibat cedera.
Sementara itu, Marquez memimpin klasemen dengan keunggulan 19 poin atas pesaing terdekatnya. Jika memenangi balapan utama Malaysia pada Minggu (1/11/2026), dia berpeluang mendapat kesempatan pertama mengunci gelar pada seri Qatar pekan berikutnya.
Bezzecchi Tetap Percaya meski Jarak Melebar
CdM Bersyukur Indonesia Capai Target 4 Emas di Asian Games 2026, Tegaskan Perjuangan Belum Selesai
Ketika ditanya Sky Italia mengenai keyakinannya merebut gelar musim ini, Bezzecchi memberikan jawaban tegas. Posisi di klasemen belum membuat pembalap Italia itu menyerah.
“Saya masih percaya bisa meraih gelar; kalau tidak, tidak ada gunanya datang ke balapan,” kata Bezzecchi, dikutip dari Crash.
Pada sprint race di Sepang, dia memulai balapan dari posisi kelima. Hujan ringan yang turun membuat persaingan semakin menantang, tetapi Bezzecchi mampu menjaga peluang naik podium.
Dia akhirnya merebut posisi ketiga dari pembalap Trackhouse, Ai Ogura, pada bagian akhir balapan. Hasil tersebut membuatnya puas meski belum mampu finis di depan Marquez.
“Saya senang. Itu balapan sprint yang bagus. Tidak mudah dengan kondisi seperti ini, tetapi pada akhirnya, jika harus memilih, mungkin posisi saya adalah yang terbaik karena ketika hujan mulai turun, saya tahu ada pembalap di depan yang bisa menjadi sedikit acuan,” ujarnya.
Menurut Bezzecchi, keberadaan pembalap di depannya membantu dia menilai kondisi dan menentukan seberapa jauh bisa meningkatkan kecepatan.
“Ini bisa membantu Anda melakukan sedikit lebih banyak daripada mereka untuk mengejar. Tentu saja tetap tidak mudah, tetapi itu penampilan yang bagus; saya senang,” tuturnya.
Pelajari Marquez untuk Balapan Utama
Meski berhasil melewati Ogura, Bezzecchi mengakui belum memiliki kecepatan untuk menantang Marquez dalam perebutan posisi kedua. Rivalnya itu mampu melaju lebih cepat saat mendapatkan ruang kosong di depan.
“Sejujurnya, tidak terlalu, karena begitu Marc memiliki ruang kosong di depan, dia sedikit lebih cepat daripada saya,” kata Bezzecchi ketika ditanya kemungkinan menekan Marquez.
Dia sudah melihat kecepatan Marquez sepanjang akhir pekan. Alex Marquez juga termasuk pembalap yang dinilainya tampil sangat cepat di Sepang.
“Saya melihat sepanjang akhir pekan dia sangat, sangat cepat, bersama Alex [Marquez],” ujarnya.
Karena itu, Bezzecchi memanfaatkan kesempatan mengikuti Marquez untuk mempelajari cara rivalnya berkendara. Pengamatan tersebut menjadi bekal untuk menghadapi balapan utama.
“Jadi, saya mencoba melewati Ogura. Saya mencoba mengikutinya, tetapi terutama untuk melihat bagaimana dia berkendara, bagaimana dia melakukan semuanya,” ucapnya.
Jadwal Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Kejar Emas dari Veddriq Leonardo hingga Esports
“Penting bagi saya untuk memahami sesuatu dan mencoba menirunya sedikit untuk besok (hari ini).”










