Pedro Acosta Akui Bisa Hancur Lebur jika Gabung Ducati MotoGP 2026, Kenapa?

Pedro Acosta Akui Bisa Hancur Lebur jika Gabung Ducati MotoGP 2026, Kenapa?

Olahraga | inews | Rabu, 28 Oktober 2026 - 06:00
share

MADRID, iNews.id – Pedro Acosta mengakui dirinya belum tentu tampil kompetitif jika bergabung dengan tim VR46 Ducati pada MotoGP 2026. Pembalap asal Spanyol itu menilai rasa frustrasi yang dia bawa saat masih bersama KTM bisa menghambat performanya jika pindah tim lebih awal.

Pernyataan tersebut menarik perhatian karena Acosta dipastikan akan bergabung dengan tim pabrikan Ducati mulai musim MotoGP 2027. Dia akan menjadi rekan setim Marc Marquez dalam salah satu perpindahan pembalap paling besar di bursa transfer musim depan.

Sebelum keputusan itu diambil, Acosta sebenarnya sudah memiliki peluang masuk ke lingkungan Ducati pada 2026. Peluang tersebut muncul setelah dia mengadakan pembicaraan mengenai kemungkinan bergabung dengan VR46 ketika menjalani musim sulit bersama KTM pada 2025.

Namun, Acosta akhirnya memilih bertahan dan menuntaskan tahun terakhir kontraknya bersama KTM. Keputusan itu membuat dia tetap berada di tim tersebut sebelum membuka lembaran baru bersama Ducati pada musim berikutnya.

Pembalap yang pernah meraih kemenangan di kelas MotoGP itu kemudian berhasil mencatatkan kemenangan pertamanya di Austria pada musim 2026. Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya di kelas utama.

Pedro Acosta Ungkap Alasan Tak Pindah ke Ducati Lebih Cepat

Dalam wawancara dengan media Spanyol, AS, Acosta menjelaskan dirinya belum tentu bisa memaksimalkan peluang jika menerima tawaran VR46 pada musim ini. Dia menyinggung kondisi emosional yang masih dipengaruhi berbagai kekecewaan selama membela KTM.

“Segalanya berjalan seperti yang terjadi,” kata Acosta.

“Bisa jadi saya memang akan naik motor itu, tetapi dengan semua rasa frustrasi yang saya bawa, saya tidak akan tampil baik,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperlihatkan pertimbangan Acosta saat menilai peluang pindah tim. Menurut dia, mendapatkan motor kompetitif saja belum tentu cukup jika kondisi mental dan situasi yang dihadapi belum mendukung performa di lintasan.

Acosta kini akan menghadapi tantangan yang jauh lebih besar ketika bergabung dengan Ducati pada 2027. Dia diperkirakan menjadi salah satu pesaing perebutan gelar juara dunia dan akan berhadapan langsung dengan Marquez dalam satu garasi.

Kehadiran Acosta di tim pabrikan Ducati juga membuat persaingan internal menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan. Marquez memiliki pengalaman dan rekam jejak sebagai juara dunia, sedangkan Acosta dipandang sebagai salah satu pembalap muda yang berpotensi menjadi penantang serius.

Meski demikian, Acosta mengakui dirinya belum merasa siap menghadapi Marquez dengan motor yang sama jika kesempatan itu datang pada musim 2026. Dia menilai situasi yang dialaminya saat masih bersama KTM bisa memengaruhi kemampuannya bersaing.

Keputusan bertahan di KTM dan bergabung dengan Ducati pada 2027 akhirnya menjadi bagian penting dari perjalanan Acosta. Kini, sorotan tertuju pada kemampuannya memanfaatkan motor pabrikan Ducati dan menghadapi tantangan menjadi rekan setim Marquez pada musim depan.

Topik Menarik