Dulu Kawan Sekarang Lawan, Ini Alasan Gali Freitas Dilepas Persebaya ke Madura United
SURABAYA, iNews.id – Gali Freitas kini berpeluang menjadi ancaman bagi Persebaya Surabaya setelah dipinjamkan ke Madura United. Pelatih Bajul Ijo, Bernardo Tavares, mengungkap alasan mengejutkan di balik kepergian pemain asal Timor Leste tersebut. Dia menyebut keputusan melepas sang pemain bukan disebabkan performanya di lapangan, melainkan persoalan perilaku di luar lapangan.
Situasi tersebut menjadi sorotan menjelang pertandingan Persebaya vs Madura United pada pekan ketujuh Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (26/10/2026) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini memiliki cerita tersendiri bagi Tavares. Dia harus mempersiapkan timnya menghadapi Gali Freitas, pemain yang sebelumnya mendapatkan kepercayaan langsung darinya ketika masih memperkuat Persebaya.
Pelatih asal Portugal itu mengungkap Gali sempat mengalami kesulitan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Namun, situasi berubah setelah Tavares memberikan kesempatan kepada pemain sayap tersebut untuk membuktikan kualitasnya.
"Gali adalah pemain yang saat saya tiba di bulan Januari belum menunjukkan performa yang baik. Saya menaruh kepercayaan padanya dan dia pun mulai tampil impresif," kata Bernardo Tavares, dikutip dari situs resmi I.League.
Meski menunjukkan perkembangan positif, Gali akhirnya meninggalkan Persebaya dengan status pinjaman menuju Madura United. Tavares menegaskan keputusan tersebut tidak berkaitan dengan kualitas maupun kontribusi pemain di lapangan.
"Dia akhirnya meninggalkan klub bukan karena performanya di lapangan. Melainkan karena perilakunya di luar lapangan," ujarnya.
Pernyataan tersebut mengungkap persoalan di balik perpisahan sementara Gali dengan Persebaya. Namun, Tavares tidak menjelaskan secara terperinci perilaku di luar lapangan yang dimaksud.
Tavares Heran Gali Freitas Bisa Lawan Persebaya
Bernardo Tavares juga mempertanyakan keputusan peminjaman Gali Freitas ke Madura United. Dia mengaku heran pemain yang masih menjadi milik Persebaya justru mempunyai kesempatan menghadapi klub asalnya dalam pertandingan resmi.
"Saya tidak habis pikir bagaimana mungkin kita meminjamkan seorang pemain ke klub lain. Lalu pemain tersebut justru bisa bermain melawan kita meskipun itu bukan tanggung jawab saya," ucapnya.
Bagi Tavares, situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Gali bukan pemain asing dalam sistem permainan Persebaya. Pemain Timor Leste itu sudah mengenal lingkungan tim, termasuk karakter sejumlah mantan rekan setimnya.
Gali juga memiliki pengalaman cukup panjang di sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan Persebaya pada musim 2025-2026, dia memperkuat PSIS Semarang selama dua musim.
Bersama Persebaya, Gali mencatatkan kontribusi penting sepanjang musim lalu. Dia mengoleksi enam gol dan tujuh assist dari 32 pertandingan.
Catatan tersebut memperlihatkan kemampuannya memberikan kontribusi dalam membangun serangan maupun mencetak gol. Kini, kualitas tersebut berpotensi menjadi ancaman bagi lini pertahanan Persebaya.
Gali Freitas Diprediksi Tampil Habis-habisan
Bernardo Tavares memperkirakan Gali Freitas akan memiliki motivasi besar saat menghadapi Persebaya. Dia menilai pemain tersebut ingin menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membuktikan keputusan melepasnya merupakan sebuah kesalahan.
Hasil Asian Games 2026: Fajar/Fikri dan Leo/Daniel Tembus Perempat Final, Putri KW Tersingkir
"Saya yakin Gali akan memainkan pertandingan terbaik dalam hidupnya, karena dia ingin membuktikan keputusan melepasnya adalah sebuah kesalahan," ujar Tavares.
Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Tavares mengamati perkembangan Gali sejak bergabung dengan Madura United dan memberikan penilaian positif terhadap penampilannya.
"Menurut pandangan saya, sejauh ini dalam enam laga yang telah dia jalani menunjukkan performa yang bagus," tuturnya.
Kondisi tersebut membuat Persebaya perlu mengantisipasi pergerakan Gali jika dia mendapatkan kesempatan tampil. Selain memiliki kemampuan menyerang, pemain asal Timor Leste itu tentu sudah mengenal sejumlah karakter permainan mantan rekan setimnya.
Di sisi lain, pertandingan melawan Persebaya menjadi kesempatan bagi Gali untuk menunjukkan kontribusinya bersama Madura United. Dia kini berada di kubu lawan setelah sebelumnya menjadi bagian dari perjuangan Bajul Ijo.
Duel di Stadion Gelora Bung Tomo pun bukan sekadar perebutan tiga poin bagi kedua tim. Pertandingan tersebut juga menghadirkan cerita pertemuan kembali Gali Freitas dengan Persebaya, klub yang pernah dibelanya sebelum menjalani masa peminjaman ke Madura United.










