BBM Diesel Naik, Kok Mobil Diesel Bekas Masih Diburu? Ini Alasannya

BBM Diesel Naik, Kok Mobil Diesel Bekas Masih Diburu? Ini Alasannya

Otomotif | inews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:04
share

JAKARTA, iNews.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis diesel membuat biaya operasional kendaraan menjadi pertimbangan bagi calon pembeli. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta membuat mobil diesel bekas kehilangan peminat. 

Ya, sebagian konsumen tetap memilih kendaraan bermesin diesel karena karakter mesin dan kebutuhan berkendara yang dinilai sesuai dengan aktivitas mereka.

Bagi penggemar mobil diesel, tenaga dan torsi mesin menjadi daya tarik tersendiri. Kendaraan jenis ini juga masih dipertimbangkan untuk perjalanan jarak jauh, aktivitas usaha, hingga kebutuhan berkendara di berbagai kondisi jalan.

Wakil Ketua Ikatan Pedagang Mobil Jakarta (IPMJ) sekaligus pemilik Garasi 91, Ferdian Kusuma Putra, mengatakan mobil diesel bekas masih memiliki segmen konsumen yang loyal. Menurut dia, keputusan membeli kendaraan tidak hanya dipengaruhi harga BBM, tetapi juga kebutuhan dan pengalaman konsumen dalam menggunakan mobil.

"Mobil diesel bekas masih punya pasar tersendiri. Ada konsumen yang memang sudah cocok dengan karakter mesin diesel, baik dari sisi tenaga, torsi, maupun penggunaannya untuk kebutuhan tertentu," kata Ferdian dalam keterangan resminya, Minggu (25/10/2026). 

"Jadi, kenaikan harga BBM menjadi pertimbangan, tetapi bukan satu-satunya faktor dalam keputusan pembelian," lanjutnya.

Salah satu karakter mesin diesel yang menarik bagi konsumen adalah torsi besar, terutama untuk kebutuhan berkendara tertentu. Namun, biaya operasional tetap perlu diperhitungkan agar kendaraan yang dipilih sesuai dengan kemampuan finansial pemilik.

Konsumen juga perlu mempertimbangkan konsumsi BBM berdasarkan jarak tempuh, biaya perawatan, pajak kendaraan, serta kondisi mesin. Dengan begitu, keputusan membeli mobil bekas tidak hanya didasarkan pada harga awal atau preferensi terhadap jenis mesin.

Hal tersebut tercermin dari pengalaman Kaelani yang mengaku tetap memilih mobil diesel karena sudah menyukai karakter mesinnya sejak lama.

"Saya memang suka mobil diesel. Tarikannya terasa cocok untuk kebutuhan saya, dan saya sudah terbiasa menggunakannya. Harga BBM tentu tetap saya perhitungkan, tetapi selama mobilnya sesuai kebutuhan dan biaya pemakaiannya masih masuk anggaran, saya tetap memilih diesel," kata Kaelani.

Pengalaman dan kebiasaan menggunakan kendaraan menjadi salah satu faktor yang membuat sebagian konsumen bertahan dengan pilihan mobil diesel. Meski demikian, pertimbangan setiap pembeli bisa berbeda, bergantung pada kebutuhan perjalanan, frekuensi pemakaian, dan anggaran yang tersedia.

Ferdian menilai konsumen mobil bekas kini semakin cermat dalam menentukan kendaraan. Karena itu, penjual perlu menjelaskan kondisi unit, riwayat perawatan, harga, dan perkiraan biaya pemakaian secara transparan.

"Pedagang perlu memahami kebutuhan konsumen dan menawarkan kendaraan sesuai dengan karakter penggunaannya. Mobil diesel maupun bensin masing-masing memiliki kelebihan dan pertimbangan biaya. Konsumen sekarang semakin cermat, sehingga kondisi unit, riwayat perawatan, harga kendaraan, dan biaya pemakaian perlu dijelaskan secara transparan," ujarnya.

Kenaikan harga BBM dapat mengubah cara konsumen menghitung biaya kepemilikan kendaraan. Namun, perubahan tersebut tidak otomatis menghilangkan minat terhadap mobil diesel bekas selama masih ada kebutuhan dan konsumen yang merasa karakter mesin tersebut sesuai dengan aktivitas mereka.

"Pasar mobil bekas selalu bergerak mengikuti kebutuhan dan pertimbangan konsumen. Kenaikan BBM bisa mengubah cara orang menghitung biaya kepemilikan, tetapi tidak otomatis menghapus minat terhadap mobil diesel. Selama ada kebutuhan dan konsumen yang menyukai karakter kendaraan ini, segmennya akan tetap memiliki tempat di pasar," tutur Ferdian.

Bagi calon pembeli, hal terpenting adalah tidak hanya terpaku pada harga kendaraan. Memeriksa kondisi mesin, riwayat servis, dan memperkirakan biaya operasional berdasarkan penggunaan sehari-hari dapat membantu menentukan apakah mobil diesel bekas masih menjadi pilihan yang sesuai.

Topik Menarik