Trump Nyoblos Pemilu AS Lebih Dulu, Singgung Kecurangan

Trump Nyoblos Pemilu AS Lebih Dulu, Singgung Kecurangan

Terkini | inews | Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:08
share

WEST PALM BEACH, iNews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump lebih dulu memberikan suara pemilu paruh waktu AS di Florida, Sabtu (24/10/2026). Pemilu untuk memilih anggota Kongres AS yang baru tersebut akan berlangsung pada 3 November.

Pemilu ini bisa mengubah komposisi Kongres AS, baik DPR maupun Senat. Partai Republik yang saat ini menguasai keduanya, bisa kehilangan mayoritas kursi dan direbut Partai Demokrat. Jika terjadi, bisa menjadi malapetaka bagi pemerintahan Trump karena kebijakan-kebijakannya akan terganjal di Kongres.

Trump dan Ibu Negara, Melania, memberikan suara sebelum mengikuti kampanye di Negara Bagian Georgia.

Usai memberikan suara, Trump menegaskan dia memilih sesuai garis partai.

Trump juga mengulangi tuduhannya yakni kecurangan selama Pilpres AS 2020 yang membuatnya kalah dari Joe Biden.

“Saya mencalonkan diri dan menang pada 2016, dan saya juga menang pada 2020, tapi tidak berjalan seperti itu,” katanya, di kantor Pengawas Pemilu Palm Beach County di West Palm Beach.

“Itu adalah pilpres yang curang, padahal saya menang dengan jutaan suara,” tuturnya.

Secara tradisi, pemilu paruh waktu AS biasanya dimenangkan partai yang tidak sedang berkuasa, kali ini Partai Demokrat. 

Hasil beberapa jajak pendapat menunjukkan Partai Republik bakal kehilangan suara mayoritas di DPR dan Senat.

Tanpa suara dominan di Kongres, Trump hanya memiliki sedikit ruang untuk mendorong agenda kebijakannya selama 2 tahun sisa masa jabatannya.

Bukan hanya itu, Trump dan pejabat lain bisa diselidiki di Kongres. Beberapa politisi Demokrat mengungkapkan keinginan mereka untuk memeriksa transaksi bisnis yang dilakukan Trump dan orang-orang dekat melalui perusahaan induk keluarga sejak kembali ke Gedung Putih.

Topik Menarik