Anggota Polairud Asal Flores Tewas Tertembak di Mako Pondok Cabe, Kapolri Turunkan Propam
JAKARTA, iNews.id - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri turun tangan mengusut tuntas kasus penembakan yang menewaskan seorang anggota Polairud asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Bharatu LVVL. Peristiwa tragis tersebut terjadi di Mako Polairud Pondok Cabe, Tangerang Selatan, pada Jumat (16/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa penanganan perkara yang merenggut nyawa personel Ditpoludara asal Nusa Bunga tersebut kini berada dalam penyidikan intensif pihak Propam.
"Pondok Cabe, ya, terkait Pondok Cabe sudah dalam penyidikan oleh Propam Polri, ya," ujar Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan rasa duka cita mendalam atas gugurnya anggota Polri asal Flores tersebut dan berharap keluarga besar yang ditinggalkan di kampung halaman maupun di lokasi bertugas diberikan ketabahan.
"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya salah satu anggota Polri. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," tutur Budi dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026).








