Demo di Paris Rusuh jelang French Open 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Dapat Larangan Keras
PARIS, iNews.id - Tim bulu tangkis Indonesia meningkatkan kewaspadaan menjelang French Open 2026 menyusul demonstrasi dan sejumlah kericuhan yang terjadi di Paris, Prancis. Manajer tim Indonesia, Eng Hian, memastikan seluruh pemain dan ofisial dalam kondisi aman setelah tiba di ibu kota Prancis.
Eng Hian mengatakan, situasi tim masih kondusif dan persiapan menghadapi turnamen berjalan sesuai agenda. Para pemain bahkan sudah menjalani latihan di arena pertandingan untuk mematangkan kesiapan sebelum bersaing di French Open 2026.
"Tim bulutangkis Indonesia sudah tiba di Paris dengan aman dan selamat. Tadi pagi sudah berlatih di arena dan fokusnya penuh ke turnamen French Open," kata Eng Hian dikutip dari rilis resmi PBSI, Senin (19/10/2026).
Meski persiapan berjalan lancar, PBSI tidak mengabaikan perkembangan situasi keamanan di Paris. Eng Hian menegaskan, pemantauan terus dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh anggota tim selama mengikuti turnamen.
PBSI juga menjalin komunikasi intensif dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Prancis. Langkah tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi keamanan sekaligus memastikan para pemain dan ofisial tetap dapat menjalani kegiatan dengan aman.
"Kami terus memantau situasi dan kondisi yang ada di Paris dan menjalin komunikasi yang intens dengan KBRI. Puji Tuhan sampai saat ini masih kondusif," ungkap Eng Hian.
Eng Hian Minta Pemain Hindari Pusat Keramaian
Eng Hian menegaskan, kewaspadaan harus tetap menjadi prioritas meskipun kondisi tim sejauh ini masih terkendali. Dia meminta seluruh pemain dan ofisial mematuhi imbauan KBRI, terutama saat beraktivitas di luar arena latihan dan tempat penginapan.
"Imbauan dari KBRI adalah tetap waspada dimanapun berada, terus mengupdate berita dan informasi serta tidak mendatangi tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian dan titik kumpul pendemo termasuk kawasan wisata atau turis," tegas Eng Hian.
Dia juga menekankan pentingnya menjalankan setiap arahan demi menjaga keselamatan seluruh anggota tim Indonesia selama berada di Paris.
"Untuk keselamatan semua, saya menegaskan kepada anggota tim agar imbauan ini diperhatikan dan dijalankan", tambahnya.
Di tengah perhatian terhadap situasi keamanan, persiapan teknis tim Indonesia tetap berlanjut. Salah satu kabar penting datang dari sektor ganda putra, yakni pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang dijadwalkan kembali bertanding setelah absen pada Denmark Open pekan lalu.
Daniel sebelumnya mengalami cedera siku. Namun, kondisinya kini dilaporkan membaik sehingga dia siap kembali tampil bersama Leo di French Open 2026. Kehadiran pasangan tersebut diharapkan menambah kekuatan Indonesia dalam persaingan sektor ganda putra.
French Open 2026 dijadwalkan berlangsung di Arena Grand Paris, Prancis, pada 20-25 Oktober 2026. Sebagian besar anggota tim Indonesia telah tiba di Paris sejak Minggu (18/10/2026), sedangkan pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri baru tiba pada Senin (19/10/2026).
Indonesia mengirimkan total 14 wakil untuk bersaing dalam turnamen tersebut. Rinciannya terdiri dari tiga wakil tunggal putra, satu tunggal putri, lima ganda putra, tiga ganda putri, dan dua ganda campuran.
Dengan persiapan yang terus berjalan dan koordinasi keamanan bersama KBRI, tim Indonesia berupaya menjaga fokus menghadapi French Open 2026. Kewaspadaan terhadap situasi di Paris menjadi perhatian utama agar seluruh pemain dan ofisial dapat menjalani turnamen sesuai rencana.









