Unggul Jauh 11-3 tapi Malah Kalah, Putri KW Bongkar Perubahan Mengejutkan Wang Zhi Yi
ODENSE, iNews.id – Putri Kusuma Wardani mengungkap penyebab kegagalannya mengalahkan Wang Zhi Yi pada perempat final Denmark Open 2026. Tunggal putri Indonesia tersebut kecewa setelah keunggulan telak 11-3 pada gim pertama justru berakhir dengan kekalahan dua gim langsung.
Bertanding di Jyske Bank Arena, Odense, Denmark, Jumat (16/10/2026), Putri KW menyerah kepada unggulan kedua asal China tersebut dengan skor 17-21 dan 16-21.
Pebulu tangkis unggulan kelima itu sebenarnya membuka pertandingan dengan meyakinkan. Putri mampu mengendalikan permainan hingga unggul delapan angka saat interval gim pertama.
Namun, situasi berubah selepas jeda. Wang Zhi Yi meningkatkan kecepatan permainan dan perlahan memangkas ketertinggalan hingga berhasil membalikkan keadaan.
Putri mengakui kegagalannya mempertahankan keunggulan pada gim pembuka menjadi salah satu hal paling mengecewakan dari pertandingan tersebut.
"Cukup kecewa karena harusnya bisa mengambil gim pertama setelah unggul 11-3 di interval. Tapi setelah itu, Wang Zhi Yi lebih mempercepat tempo permainan walau mungkin secara pola tidak berubah. Dengan itu serangan dia lebih dapat menyulitkan saya," kata Putri seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Jumat (16/10/2026).
Putri KW Akui Wang Zhi Yi Lebih Konsisten
Menurut Putri, perubahan paling terasa dari permainan Wang Zhi Yi bukan terletak pada strategi atau pola serangan. Wakil China tersebut justru semakin berbahaya setelah meningkatkan tempo pukulannya.
Kondisi itu membuat Putri kehilangan kendali pertandingan. Wang Zhi Yi berhasil mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor 14-14 sebelum merebut gim pertama dengan kemenangan 21-17.
"Setelah itu kendali permainan berpindah ke dia dan dia konsisten dengan apa yang diterapkan. Di gim pertama juga dia yang posisinya kalah angin pukulannya tidak ada out-nya, dia bisa menarik saya setengah ke belakang," ujarnya.
Putri juga menyoroti kemampuan lawannya mengontrol arah pukulan meski berada dalam posisi kalah angin. Wang Zhi Yi tetap mampu menjaga akurasi sekaligus memaksa Putri bergerak ke area belakang lapangan.
Kehilangan gim pertama setelah memimpin cukup jauh membuat Putri harus bekerja lebih keras pada gim berikutnya. Namun, Wang Zhi Yi kembali memperlihatkan konsistensinya untuk mengamankan kemenangan 21-16.
Hasil tersebut sekaligus menghentikan perjalanan Putri KW pada babak delapan besar Denmark Open 2026. Sementara itu, Wang Zhi Yi melanjutkan langkah ke semifinal turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 750 tersebut.
Putri KW Langsung Alihkan Fokus ke French Open 2026
Meski gagal mencapai semifinal, Putri tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi hasil di Denmark. Dia sudah harus mempersiapkan diri menghadapi French Open 2026 yang berlangsung pekan depan.
Turnamen di Prancis tersebut akan menghadirkan tantangan tersendiri karena menggunakan arena baru yang belum pernah dijajal Putri bersama rombongan Indonesia.
"Minggu depan ke French Open dengan arena yang baru, yang kami belum pernah main di sana pasti adaptasinya berbeda lagi. Kondisinya bagaimana harus cepat menyesuaikan," ucap Putri.
Adaptasi terhadap kondisi arena menjadi salah satu perhatian Putri menjelang turnamen berikutnya. Dia menyadari perlunya penyesuaian cepat agar bisa tampil maksimal sejak pertandingan pertama.
Selain persoalan teknis, Putri juga ingin memperbaiki kepercayaan dirinya ketika menghadapi lawan. Dia berharap bisa bermain lebih yakin dan mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki.
"Saya pengen lebih baik lagi hasilnya, di setiap pertandingannya juga harus lebih yakin lagi dan percaya diri sama kemampuan yang ada," tuturnya.
Kekalahan dari Wang Zhi Yi pun menjadi bahan evaluasi penting bagi Putri KW. Setelah gagal memanfaatkan keunggulan besar di Denmark Open 2026, dia kini bertekad mendapatkan hasil lebih baik saat tampil di French Open 2026.









