Udara Jakarta Memburuk 3 Hari Terakhir, Pramono: Saya Tak Mau Salahkan Siapa pun

Udara Jakarta Memburuk 3 Hari Terakhir, Pramono: Saya Tak Mau Salahkan Siapa pun

Terkini | inews | Jum'at, 16 Oktober 2026 - 15:55
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui kualitas udara di Ibu Kota memburuk dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, dia enggan menyalahkan pihak mana pun atas kondisi tersebut.

"Yang pertama, saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini dalam 2-3 hari ini kondisi asap kita, kondisi udara kita mengalami kondisi yang memburuk," ucap Pramono kepada wartawan, Jumat (16/10/2026).

Untuk memitigasi dampak penurunan kualitas udara, Pramono menginstruksikan jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, termasuk rumah sakit dan puskesmas, meningkatkan kesiagaan. Langkah ini dilakukan agar warga terdampak, terutama mereka yang mengalami gangguan pernapasan, mendapat pelayanan kesehatan secara maksimal.

"Memberikan bantuan sepenuhnya bagi warga yang mengalami gangguan pernapasan ataupun hal-hal yang lain yang berkaitan dengan kondisi udara yang seperti ini," jelasnya.

Pramono menyebut sebanyak 31 rumah sakit daerah, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu telah disiagakan untuk menangani warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat kondisi tersebut.

"Saya sudah memerintahkan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, 292 pembantu puskesmas sekarang ini sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek dari kondisi cuaca ini," imbuhnya.

Pramono mengungkapkan telah berencana menyampaikan kondisi kualitas udara Jakarta kepada publik sejak tiga hari lalu. Namun, dia memilih menahan penyampaian tersebut karena khawatir memicu polemik mengenai penyebab memburuknya kualitas udara.

"Sebenarnya dari 3 hari yang lalu saya ingin menyampaikan kepada publik, tetapi saya tidak ingin kemudian ini malah menjadi pro-kontra, apakah ini disebabkan oleh apa. Tapi yang jelas bahwa betul sekarang ini kondisinya mengalami kondisi yang tidak baik," kata dia.

Topik Menarik