KSAD Jenderal Tandyo Respons Isu Jadi Calon Panglima TNI: Domain Presiden

KSAD Jenderal Tandyo Respons Isu Jadi Calon Panglima TNI: Domain Presiden

Terkini | inews | Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:40
share

JAKARTA, iNews.id - Jenderal TNI Tandyo Budi Revita ditunjuk menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Dia pun buka suara terkait isu namanya menjadi calon Panglima TNI.

"Itu domain presiden," kata Tandyo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Ketentuan mengenai pengangkatan Panglima TNI diatur dalam Pasal 13 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025.

Pasal 13 ayat (4) mengatur Panglima TNI dapat dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari setiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala staf angkatan. Sementara itu, Pasal 13 ayat (2) menyebut Panglima TNI diangkat dan diberhentikan oleh presiden setelah mendapat persetujuan DPR.

Meski penunjukan Tandyo sebagai KSAD sejalan dengan salah satu ketentuan mengenai kualifikasi, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kemungkinan pergantian Panglima TNI yang saat ini dijabat Jenderal Agus Subiyanto.

Tandyo merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1991 dari kecabangan Infanteri. Dia pernah mengikuti Operasi Seroja dan bertugas dalam konflik di Papua.

Sepanjang karier militernya, Tandyo menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Danyonif Linud 330/Tri Dharma pada 2011, Danbrigif Linud 17/Kujang I pada 2011–2012, Asops Kasdam VII/Wirabuana pada 2014, Danrindam IX/Udayana pada 2015, serta Danmentar Akmil.

Dia juga pernah menjabat Danrem 142/Taroada Tarogau, Paban III/Sopsad pada 2017–2018, serta Paban III/Latga Sops TNI pada 2018.

Karier Tandyo berlanjut di Kementerian Pertahanan. Dia pernah menjabat Direktur Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan pada 2018–2019 dan Direktur Rah Komhan Ditjen Strahan Kemhan pada 2019–2021.

Selanjutnya, Tandyo menjabat Kabadiklat Kemhan pada 2021–2023 dan Pangdam IV/Diponegoro pada 2023–2024. Dia kemudian dipercaya menjadi Wakil KSAD, dilanjutkan sebagai Wakil Panglima TNI, sebelum akhirnya ditunjuk sebagai KSAD.

Topik Menarik