Daftar 10 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia, Siapa Nomor 1?

Daftar 10 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Dunia, Siapa Nomor 1?

Terkini | inews | Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:10
share

JAKARTA, iNews.id - Amerika Serikat (AS) dikenal sebagai salah satu produsen minyak mentah terbesar di dunia. Namun, negara dengan produksi minyak tertinggi belum tentu memiliki cadangan minyak terbanyak, karena jumlah minyak yang tersimpan di bawah tanah dan volume yang diproduksi setiap hari merupakan dua hal berbeda.

Cadangan terbukti merupakan minyak yang dapat dipulihkan dari reservoir yang telah diketahui dengan tingkat kepastian memadai, berdasarkan kondisi ekonomi dan operasional yang berlaku.

Sementara itu, sumber daya minyak mencakup potensi yang lebih luas, termasuk jumlah yang belum tentu layak diproduksi secara komersial. 

Perbandingan cadangan antarnegara juga perlu memperhatikan definisi yang digunakan, terutama untuk minyak nonkonvensional.

Berikut 10 negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia dilansir dari HowStuffWorks:

1. Venezuela

Venezuela menempati posisi pertama dengan cadangan minyak terbukti sekitar 303 miliar barel. Sebagian besar cadangannya berupa minyak mentah ekstra berat yang berada di kawasan Orinoco Belt.

Minyak jenis ini memiliki tekstur sangat kental sehingga membutuhkan proses pengenceran atau peningkatan kualitas sebelum diangkut. Pengolahan dan produksinya juga lebih kompleks serta membutuhkan biaya lebih besar.

Laporan dari sebuah pertemuan industri pada 30 September 2026 yang dikutip El País menyoroti sejumlah hambatan untuk meningkatkan produksi Venezuela, antara lain keterbatasan pasokan listrik, teknologi yang sudah usang, dan kekurangan tenaga kerja.

2. Arab Saudi

Arab Saudi berada di posisi kedua dengan cadangan sekitar 267 miliar barel. Negara ini memiliki cadangan minyak konvensional, infrastruktur yang luas, serta kapasitas produksi tambahan yang membuatnya berpengaruh terhadap pasokan dan harga minyak dunia.

Sebagai salah satu anggota utama OPEC, Arab Saudi memiliki peran penting dalam dinamika pasar minyak internasional.

3. Iran

Iran menempati posisi ketiga dengan cadangan minyak mentah terbukti sekitar 209 miliar barel. Namun, besarnya cadangan tidak selalu sejalan dengan kemampuan menjual minyak ke pasar global.

Sanksi internasional telah mempersulit ekspor minyak dan investasi di sektor energi Iran. Kondisi tersebut turut membatasi akses negara itu terhadap pembeli, pendanaan, dan peralatan yang dibutuhkan untuk mengembangkan industri minyaknya.

4. Kanada

Kanada memiliki cadangan minyak sekitar 163 miliar barel, termasuk 159 miliar barel yang berasal dari pasir minyak atau oil sands. Endapan ini mengandung bitumen yang bercampur dengan pasir, air, dan mineral.

Produksi minyak dari pasir minyak menghadapi tantangan lingkungan dan membutuhkan proses ekstraksi khusus. Jika cadangan oil sands tidak dihitung, posisi Kanada dalam peringkat global akan berubah secara signifikan.

5. Irak

Irak memiliki cadangan minyak sekitar 145 miliar barel, dengan sejumlah ladang minyak penting terkonsentrasi di wilayah selatan negara tersebut.

Pendapatan minyak menjadi salah satu penopang utama belanja pemerintah Irak. Meski memiliki sumber daya besar, persoalan keamanan dan kebuntuan politik kerap menjadi tantangan bagi investasi di sektor energi.

6. Uni Emirat Arab (UEA)

Uni Emirat Arab (UEA) memiliki cadangan minyak sekitar 113 miliar barel. Abu Dhabi menjadi pusat utama industri minyak negara tersebut dan menopang perannya sebagai pemasok energi di pasar internasional.

7. Kuwait

Kuwait memiliki cadangan minyak lebih dari 100 miliar barel. Ladang minyak raksasa seperti Burgan menjadi bagian penting dari industri perminyakan negara tersebut.

Ekspor minyak menopang perekonomian Kuwait. Di sisi lain, negara ini juga mengembangkan sektor petrokimia dan energi terbarukan sebagai bagian dari upaya diversifikasi ekonomi.

8. Rusia

OPEC mencatat cadangan minyak Rusia mencapai sekitar 80 miliar barel pada 2023. Angka ini berbeda dari estimasi sekitar 58 miliar barel yang terkadang digunakan dalam perbandingan lainnya.

Perbedaan tersebut menunjukkan pentingnya memperhatikan tahun data dan definisi cadangan saat membandingkan negara-negara produsen minyak.

9. Amerika Serikat

Amerika Serikat menunjukkan perbedaan antara besarnya cadangan minyak dan tingkat produksi. Pada 2023, produksi minyak harian AS, termasuk kondensat, rata-rata mencapai 12,9 juta barel per hari sehingga menjadikannya produsen minyak terbesar berdasarkan ukuran tersebut.

Meski cadangannya lebih kecil dibandingkan Venezuela, AS mampu menghasilkan minyak dalam jumlah besar setiap hari. Produksi mengukur volume minyak yang diekstraksi dalam periode tertentu, sedangkan cadangan menunjukkan jumlah minyak yang masih dapat dipulihkan secara ekonomis.

10. Libya

Libya memiliki cadangan minyak sekitar 48 miliar barel dan tercatat sebagai negara dengan cadangan terbesar di Afrika. Namun, konflik yang berulang kali terjadi di negara tersebut telah mengganggu produksi dan ekspor minyak.

Besarnya cadangan tidak dapat dipandang sebagai hitungan mundur menuju habisnya minyak. Penemuan baru, perkembangan teknologi, dan perubahan kondisi ekonomi dapat memengaruhi estimasi cadangan.

Topik Menarik