Jangan Diabaikan! Jok Mobil Goyang saat Direm Bisa Jadi Tanda Kerusakan

Jangan Diabaikan! Jok Mobil Goyang saat Direm Bisa Jadi Tanda Kerusakan

Otomotif | inews | Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:17
share

JAKARTA, iNews.id - Jok mobil terasa goyang saat pengemudi menginjak rem bisa menjadi tanda adanya masalah pada sejumlah komponen kendaraan. Kondisi ini perlu diwaspadai karena getaran dapat berkaitan dengan cakram rem, kaki-kaki, ban, atau keseimbangan roda yang terganggu.

Jok memang berfungsi sebagai tempat duduk pengemudi dan penumpang. Namun, getaran yang terasa pada bagian ini saat mobil mengerem atau berakselerasi dapat menjadi petunjuk adanya gangguan teknis yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Jika dibiarkan, masalah tersebut berpotensi memengaruhi kenyamanan dan kestabilan kendaraan. Dalam kondisi tertentu, kerusakan pada sistem pengereman atau komponen pengendali roda juga dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Lantas, apa saja penyebab jok mobil terasa goyang saat direm dan bagaimana cara mengatasinya? Dilansir dari laman Suzuki, berikut ulasannya.

Penyebab Jok Mobil Goyang saat Direm

1. Cakram Rem Berubah Bentuk

Salah satu penyebab mobil bergetar saat pengereman adalah permukaan cakram rem yang tidak rata. Kondisi ini bisa terjadi akibat paparan panas, gesekan berulang, keausan, atau kerusakan pada komponen pengereman.

Cakram yang permukaannya tidak rata dapat membuat gaya pengereman berubah-ubah ketika kampas rem menjepitnya. Akibatnya, getaran bisa terasa pada pedal rem, setir, hingga jok mobil.

Jika gejala muncul terutama ketika pedal rem diinjak, pengemudi perlu memeriksakan cakram, kampas rem, dan komponen pengereman lainnya ke bengkel.

2. Kaki-Kaki Mobil Mulai Aus

Kaki-kaki merupakan bagian penting yang membantu menjaga kestabilan kendaraan. Komponen seperti *ball joint*, *bushing*, dan *tie rod* yang aus atau rusak dapat mengganggu kestabilan serta kendali roda.

Ketika mobil mengerem atau berakselerasi, beban pada roda berubah. Jika terdapat komponen kaki-kaki yang bermasalah, pergerakan roda dapat menjadi tidak stabil dan menimbulkan getaran yang terasa hingga ke bodi kendaraan.

Selain jok yang bergoyang, gejala lain yang perlu diperhatikan meliputi bunyi dari area roda, setir terasa tidak stabil, atau mobil cenderung menarik ke satu sisi.

3. Tekanan Angin Ban Tidak Sesuai

Kondisi ban juga dapat memengaruhi kestabilan mobil. Tekanan angin yang tidak sesuai rekomendasi pabrikan, terutama jika berbeda secara signifikan antarroda, dapat memengaruhi pengendalian dan kenyamanan berkendara.

Selain itu, keausan ban yang tidak merata dapat memicu getaran saat mobil melaju. Kondisi ini bisa berkaitan dengan tekanan angin yang tidak tepat, ketidakseimbangan roda, keselarasan roda yang bermasalah, atau gangguan pada suspensi. Pengemudi perlu memeriksa tekanan angin secara berkala dan memastikan kondisi ban masih layak digunakan.

4. Roda Tidak Seimbang atau Tidak Selaras

Roda yang tidak seimbang dapat menyebabkan getaran ketika mobil melaju, terutama pada kecepatan tertentu. Sementara itu, keselarasan roda yang tidak sesuai spesifikasi dapat memengaruhi arah dan kestabilan kendaraan.

Masalah tersebut bisa membuat pengemudi merasakan getaran pada setir atau bodi mobil. Namun, getaran ketika pengereman tidak selalu disebabkan oleh roda yang tidak selaras sehingga pemeriksaan perlu dilakukan berdasarkan gejala dan kondisi kendaraan.

Pemeriksaan wheel balancing atau penyeimbangan roda dapat dilakukan jika ditemukan ketidakseimbangan. Adapun *spooring* diperlukan apabila sudut keselarasan roda tidak sesuai spesifikasi kendaraan.

Risiko Jok Mobil Goyang jika Dibiarkan

Kinerja Rem Bisa Terganggu

Getaran yang berasal dari kerusakan pada sistem pengereman tidak boleh diabaikan. Jika kondisi cakram, kampas rem, atau komponen lainnya terus memburuk, kemampuan pengereman kendaraan berpotensi menurun.

Situasi ini dapat menjadi berbahaya ketika pengemudi harus menghentikan mobil secara mendadak. Karena itu, pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan jika getaran disertai pedal rem berdenyut, suara tidak normal, atau rem terasa kurang pakem.

Risiko Kecelakaan Meningkat

Masalah pada rem, ban, kaki-kaki, atau roda dapat mengganggu kestabilan dan kemampuan pengemudi mengendalikan kendaraan. Risiko kecelakaan pun dapat meningkat apabila kerusakan tersebut memengaruhi pengereman atau pengendalian mobil.

Terlebih ketika menghadapi situasi darurat di jalan, kendaraan membutuhkan sistem pengereman dan komponen pengendali roda yang bekerja optimal.

Jika getaran terasa kuat, mobil sulit dikendalikan, atau kemampuan pengereman menurun, sebaiknya hentikan perjalanan di tempat yang aman dan jangan memaksakan kendaraan untuk terus melaju.

Cara Mengatasi Jok Mobil Goyang saat Direm

Periksa Kendaraan di Bengkel

Langkah pertama untuk mengatasi jok mobil yang terasa goyang adalah mencari sumber getaran melalui pemeriksaan di bengkel tepercaya. Mekanik dapat memeriksa sistem pengereman, kaki-kaki, suspensi, ban, dan roda sesuai gejala yang muncul.

Jangan langsung mengganti komponen tanpa pemeriksaan karena getaran bisa berasal dari beberapa bagian kendaraan dengan gejala yang hampir serupa.

Perawatan berkala juga diperlukan untuk mendeteksi keausan atau kerusakan sejak dini. Interval servis sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan dan menyesuaikan kondisi penggunaan mobil.

Lakukan Spooring dan Balancing Jika Diperlukan

Spooring dan balancing dapat membantu mengatasi getaran apabila sumber masalahnya berkaitan dengan keselarasan atau keseimbangan roda.

Spooring bertujuan menyesuaikan sudut roda dengan spesifikasi kendaraan, sedangkan balancing dilakukan untuk menyeimbangkan distribusi massa roda dan ban agar putarannya lebih stabil.

Namun, kedua tindakan tersebut tidak dapat menggantikan perbaikan apabila penyebab getaran berasal dari cakram rem yang bermasalah atau komponen kaki-kaki yang rusak.

Mengenali gejala dan penyebab jok mobil goyang saat direm, pengemudi dapat segera mengambil langkah yang tepat. Pemeriksaan sejak dini penting untuk menjaga kenyamanan, kestabilan, dan keselamatan selama berkendara.

Topik Menarik