Polisi Ungkap Motif Dendam di Balik Pencurian Motor di Gudang Zeni Tempur TNI AD Surabaya
SURABAYA, iNews.id - Dendam diduga menjadi motif pencurian sepeda motor di Gudang Zeni Tempur milik TNI Angkatan Darat (AD) di Jalan Jepara, Surabaya, Jawa Timur. Polisi menangkap satu dari dua pria yang diduga terlibat dalam aksi tersebut, sedangkan seorang lainnya masih buron.
Aksi pencurian itu terekam CCTV. Rekaman tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi Unit Reskrim Polsek Bubutan untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan para pelaku.
Dalam rekaman CCTV, pria berinisial RR terlihat turun dan membuka pintu gudang tanpa merusaknya. Dia kemudian masuk dan mengambil sepeda motor Honda Vario yang terparkir dalam kondisi tidak terkunci.
Motor tersebut dikeluarkan dari gudang, lalu dibawa kabur dengan cara didorong bersama rekannya berinisial S. Setelah itu, mereka menutup kembali pintu gudang.
Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan menelusuri rekaman CCTV setelah menerima laporan kehilangan. Hasil penyelidikan mengarah kepada RR yang akhirnya ditangkap di rumahnya.
Kapolsek Bubutan Surabaya, Kompol Sandi mengatakan, tersangka telah ditahan dan menjalani pemeriksaan intensif di Polrestabes Surabaya. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pencurian tersebut diduga dilakukan karena dendam terhadap pemilik gudang.
“Yang bersangkutan sampai saat ini mengatakan perbuatan tersebut dilakukan karena adanya dendam terhadap pemilik daripada gudang,” ujar Kompol Sandi.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita satu unit Honda Vario hitam keluaran 2023 serta pakaian yang diduga digunakan tersangka saat beraksi. Sementara itu, S yang diduga terlibat dalam pencurian masih dalam pengejaran polisi.









