Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi, Ini Penjelasan soal Benjolan di Paru-parunya
VATICAN CITY, iNews.id - Paus Leo XIV akan menjalani operasi untuk mengangkat nodul atau benjolan yang ditemukan di paru-parunya. Pemimpin Gereja Katolik Roma berusia 71 tahun itu mengungkapkan bahwa benjolan tersebut terdeteksi saat menjalani pemeriksaan medis.
Paus Leo XIV menyebut nodul itu masih berada pada tahap awal dan terlokalisasi dengan baik di satu bagian paru-parunya. Tim dokter merekomendasikan agar operasi segera dilakukan dan dia menyetujui tindakan medis tersebut.
"Para dokter menemukan nodul tahap awal yang terlokalisasi dengan baik di paru-paru saya," ujar Paus Leo XIV kepada khalayak di Lapangan Santo Petrus, Roma, Italia, Minggu (11/10/2026), seperti dikutip dari BBC.
Lantas, apa sebenarnya nodul paru-paru yang ditemukan pada Paus Leo XIV?
Nodul paru-paru merupakan benjolan kecil berupa jaringan abnormal yang terbentuk di dalam paru-paru. Nodul dapat ditemukan secara tidak sengaja saat seseorang menjalani pemeriksaan pencitraan medis, seperti rontgen dada atau CT scan.
Nodul paru-paru tidak selalu menandakan kanker. Banyak nodul bersifat jinak dan dapat muncul akibat berbagai kondisi, termasuk bekas infeksi atau peradangan. Namun, sebagian nodul bisa berkaitan dengan kanker sehingga dokter perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan sifat dan penyebabnya.
Penilaian terhadap nodul paru-paru umumnya mempertimbangkan ukuran, bentuk, lokasi, perubahan dari waktu ke waktu, serta riwayat kesehatan pasien. Berdasarkan temuan tersebut, dokter dapat merekomendasikan pemantauan berkala, pemeriksaan tambahan, atau tindakan pengangkatan jaringan untuk memastikan diagnosis.
Dalam kasus Paus Leo XIV, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai ukuran nodul, penyebab kemunculannya, maupun hasil pemeriksaan yang memastikan apakah benjolan tersebut bersifat jinak atau ganas. Karena itu, temuan nodul pada paru-parunya tidak dapat langsung diartikan sebagai kanker.
Juru Bicara Kantor Pers Takhta Suci Vatikan, Matteo Bruni, mengatakan operasi Paus Leo XIV dijadwalkan berlangsung pada awal pekan depan. Paus diperkirakan membutuhkan waktu sekitar satu minggu untuk menjalani pemulihan.
Vatican News melaporkan operasi tersebut akan dilakukan di Rumah Sakit Gemelli, Roma, Italia. Rumah sakit itu memiliki kamar khusus untuk paus sejak percobaan pembunuhan terhadap Paus Yohanes Paulus II pada Mei 1981. Fasilitas tersebut masih digunakan hingga saat ini.
Paus Leo XIV, yang terlahir dengan nama Robert Francis Prevost, menggantikan Paus Fransiskus pada 2025. Dia merupakan pemegang takhta Santo Petrus ke-267 sekaligus paus pertama yang berasal dari Amerika Serikat.









