Marco Bezzecchi Juara MotoGP Mandalika 2026, Cetak Kemenangan ke-300 Pembalap Italia
LOMBOK, iNews.id - Marco Bezzecchi meraih kemenangan bersejarah di MotoGP Mandalika 2026 setelah menjadi pembalap Italia yang mengantarkan negaranya mencatat kemenangan ke-300 di kelas utama Grand Prix. Pembalap Aprilia Racing itu finis terdepan di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu.
Kemenangan tersebut sekaligus mengakhiri penantian Bezzecchi untuk kembali berdiri di podium tertinggi sejak terakhir kali menang di Mugello pada Mei. Hasil di Mandalika menjadi momentum penting setelah dia melewati sejumlah balapan sulit.
Bezzecchi juga membalas kekecewaan akibat insiden dengan sesama pembalap Aprilia, Raul Fernandez, pada tikungan pertama Sprint. Benturan antarpembalap Aprilia itu menjadi salah satu sorotan sebelum balapan utama berlangsung.
“Saya merasa sangat bahagia. Awal tahun berjalan sangat baik hingga Mugello, kemudian ada beberapa balapan sulit dan masa-masa yang berat,” kata Bezzecchi dikutip dari Crash.
Dia mengakui proses kembali ke performa terbaik setelah mengalami cedera bukan perkara mudah. Meski sudah bisa kembali bersaing, Bezzecchi harus berjuang untuk merebut kemenangan lagi.
“Setelah cedera, proses kembali saya tidak buruk, tetapi sulit untuk kembali ke puncak podium. Untungnya, hari ini kami berhasil melakukannya,” ujarnya.
Dalam balapan utama di Mandalika, Bezzecchi terlibat persaingan ketat dengan Fernandez. Keduanya saling bertukar posisi di tikungan pertama, sebelum pembalap Italia itu membuntuti rider Trackhouse tersebut selama 18 putaran.
Fernandez sempat tampil lebih kuat pada fase awal balapan. Bezzecchi mengakui dirinya kesulitan menjaga jarak dengan pembalap Trackhouse itu sebelum akhirnya menemukan ritme berkendara yang tepat.
“Saya ingin tetap berada di depan, tetapi Raul jauh lebih kuat pada awal balapan dan sulit bagi saya untuk terus menempel,” kata Bezzecchi.
Strategi Bezzecchi Berbuah Kemenangan di Mandalika
Setelah beberapa putaran, Bezzecchi mulai menemukan ritme dan meningkatkan kecepatan. Dia memilih menjaga jarak agar tetap dekat dengan Fernandez tanpa terlalu memaksakan diri, sembari menunggu kesempatan untuk menyerang pada fase akhir balapan.
Charles Leclerc atau Lewis Hamilton yang Salah di Insiden Panas Sirkuit Monza? Ini Kata Pakar F1
“Namun, setelah beberapa putaran, saya menemukan ritme dan mulai berkendara dengan baik,” tuturnya.
Bezzecchi menjelaskan dirinya sudah memperhitungkan peluang untuk menyalip ketika balapan memasuki tahap akhir. Dia berusaha tetap dekat dengan Fernandez tanpa mengambil risiko terlalu besar sebelum melakukan manuver penentu.
“Saya tahu jika bisa tetap dekat, tetapi tidak terlalu dekat, mungkin saya bisa memiliki sesuatu yang lebih untuk akhir balapan. Jadi, itulah yang saya coba lakukan,” ujarnya.
Strategi tersebut mengantarkan Bezzecchi kembali ke puncak podium sekaligus menorehkan catatan penting bagi pembalap Italia di kelas utama MotoGP. Kemenangan di Mandalika menjadi kemenangan ke-300 pembalap Italia pada kelas tersebut.
“Sangat bahagia, puas, semuanya berjalan dengan baik,” kata Bezzecchi.
Kemenangan ini juga menjaga peluang Bezzecchi dalam persaingan gelar juara dunia MotoGP. Meski peluangnya disebut masih tipis, hasil di Mandalika memberinya tambahan dorongan untuk terus berjuang pada seri-seri berikutnya.










