Hector Souto Bongkar Kesenjangan Futsal Indonesia dengan Eropa, Desak Pemain Merah Putih Berani Abroad

Hector Souto Bongkar Kesenjangan Futsal Indonesia dengan Eropa, Desak Pemain Merah Putih Berani Abroad

Olahraga | inews | Jum'at, 9 Oktober 2026 - 13:26
share

JAKARTA, iNews.id – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkap kesenjangan kualitas kompetisi domestik dengan liga-liga elite Eropa. Dia menilai pemain Indonesia perlu berani membangun karier di luar negeri, terutama Spanyol, demi meningkatkan kemampuan sekaligus memperkuat Skuad Garuda.

Pelatih asal Spanyol tersebut menyoroti perbedaan tempo permainan, kualitas individu, hingga tingkat persaingan antarklub. Menurutnya, perkembangan positif liga futsal Indonesia belum cukup untuk menyamai standar kompetisi terbaik dunia.

Souto bahkan menggunakan perbandingan klub sepak bola Indonesia dengan raksasa Eropa untuk menggambarkan besarnya perbedaan kualitas tersebut.

"Saya beri contoh: di sepak bola lokal mungkin klub terbaik adalah Persija, Bali United, atau Persib Bandung. Namun, jika mereka harus berhadapan dengan Barcelona atau Real Madrid, tentu mereka akan mengalami kesulitan, bukan?" kata Hector Souto di Jakarta.

Dia kemudian menyinggung perjalanan karier Marselino Ferdinan yang memilih merantau ke Eropa. Langkah serupa dinilai bisa menjadi jalan bagi pemain futsal Indonesia untuk memperoleh pengalaman menghadapi persaingan internasional.

"Oleh karena itu, langkah terbaik adalah seperti yang dilakukan di sepak bola Indonesia sebelumnya terhadap Marselino Ferdinan dengan mengirimnya ke Eropa (Inggris). Pengalaman bermain di luar negeri bagi pemain lokal sangat penting," ujarnya.


Hector Souto Ungkap Keunggulan Liga Spanyol dan Brasil

Souto menjelaskan keunggulan kompetisi futsal Spanyol dan Brasil tidak hanya terletak pada kemampuan para pemain. Kedua negara tersebut memiliki ekosistem futsal matang yang memungkinkan atlet berkembang melalui latihan dan pertandingan berkualitas tinggi.

Pemain Indonesia yang bergabung dengan klub di kedua negara itu berkesempatan menjalani latihan setiap hari bersama atlet berpengalaman. Intensitas tersebut diyakini dapat mempercepat perkembangan teknik, pemahaman permainan, dan kemampuan beradaptasi.

"Mereka akan terbiasa dengan atmosfer tersebut, bermain lebih solid, dan berlatih lebih keras sehingga proses adaptasi berjalan lebih mudah. Inilah yang menjadi perhatian saya: kesenjangan itu nyata," katanya.

Souto juga menegaskan perbedaan standar kompetisi menjadi tantangan serius bagi Indonesia ketika menghadapi tim-tim dari negara dengan tradisi futsal lebih kuat.

"Liga di sana lebih baik, tim di sana lebih tangguh, tempo permainan lebih cepat, dan kemampuan pemainnya lebih lengkap," ucapnya.


Minta Pemain Timnas Futsal Indonesia Berani Berkarier di Luar Negeri

Bagi Souto, peningkatan kualitas Timnas Futsal Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan perkembangan kompetisi domestik. Pengalaman bermain di luar negeri menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat kemajuan tim nasional.

Dia berharap semakin banyak pemain Indonesia memiliki ambisi menembus klub-klub internasional. Pengalaman menghadapi lawan dengan kemampuan lebih tinggi dinilai akan memberikan manfaat ketika mereka kembali memperkuat Skuad Merah Putih.

"Cara termudah memperkuat tim nasional kita adalah mengirim pemain berkarier di luar negeri. Kesenjangan kompetisi liga itu nyata dan harus dipangkas," tegas Souto.

Meski demikian, dia tetap mengapresiasi perkembangan Professional Futsal League (PFL) Indonesia. Kompetisi domestik terus menunjukkan kemajuan, tetapi masih membutuhkan peningkatan kualitas untuk mendekati standar Liga Spanyol.

"Kita harus memangkas kesenjangan kualitas antara kedua kompetisi liga. Memang benar liga kita (PFL) terus berkembang, tetapi Liga Spanyol adalah kompetisi terbaik di dunia dan tempo permainannya jauh lebih cepat dibandingkan di sini," tuturnya.

Pesan Souto menjadi tantangan bagi para pemain futsal Indonesia untuk tidak cepat puas dengan persaingan di dalam negeri. Kesempatan berkarier di Spanyol, Brasil, maupun kompetisi luar negeri lainnya diharapkan mampu memperkecil kesenjangan kualitas sekaligus meningkatkan daya saing Timnas Futsal Indonesia.

Topik Menarik