Cuma Unggul 2 Poin dari Marc Marquez, Jorge Martin Ungkap Senjata Rahasia jelang MotoGP Mandalika 2026
LOMBOK, iNews.id – Jorge Martin menghadapi ancaman serius dari Marc Marquez menjelang MotoGP Mandalika 2026. Pembalap Aprilia Racing itu hanya unggul dua poin di puncak klasemen, tetapi mengaku semakin percaya diri setelah menemukan solusi untuk meningkatkan performa motornya.
Persaingan keduanya bakal memasuki babak penting pada seri ke-17 MotoGP 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 9-11 Oktober 2026. Martin dituntut meraih hasil maksimal untuk menjaga posisinya dari kejaran pembalap Ducati Lenovo tersebut.
Martin saat ini mengoleksi 333 poin, sedangkan Marquez membuntuti dengan 331 angka. Jarak yang sangat tipis membuat persaingan gelar juara dunia semakin terbuka menjelang akhir pekan balapan di Indonesia.
Meski berada dalam tekanan, pembalap berjuluk Martinator itu memiliki alasan kuat untuk optimistis. Dia datang dengan modal podium kedua di Austria dan Jepang, sekaligus peningkatan performa bersama Aprilia RS-GP26.
Bagi Martin, perkembangan motor justru lebih penting dibandingkan hasil dua balapan sebelumnya. Juara dunia MotoGP 2024 tersebut merasa semakin memahami karakter tunggangannya setelah melewati berbagai kendala sepanjang musim.
Jorge Martin Temukan Solusi pada Motor Aprilia
Martin mengungkapkan hubungan antara dirinya dan Aprilia RS-GP26 kini semakin baik. Dia merasa mampu mengendarai motor dengan lebih cepat karena tim telah menemukan solusi atas sejumlah persoalan teknis.
"Ya, tentu saja, saya merasa percaya diri. Bukan karena hasilnya, tetapi karena motor semakin cocok dengan saya. Saya merasa semakin cepat dengan motor tersebut. Dan sekarang saya sudah mempunyai solusi terhadap masalah yang ada," tutur Martin dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (8/10/2026).
Kemajuan tersebut tidak hanya dirasakan dari sisi teknis. Martin juga melihat kerja sama dengan kru Aprilia Racing berkembang positif, sehingga persiapannya menghadapi MotoGP Indonesia berjalan sesuai harapan.
"Ya saya merasa semakin maju dengan motornya, dengan tim juga. Dan kami tiba di sini (Indonesia) di momen yang tepat," tambahnya.
Kepercayaan diri Martin juga didukung rekam jejaknya di Mandalika. Dia pernah memenangkan MotoGP Indonesia 2024 ketika masih memperkuat Ducati. Pengalaman tersebut bisa menjadi modal menghadapi persaingan ketat akhir pekan ini.
Marc Marquez dan Marco Bezzecchi Jadi Ancaman
Meski optimistis, Martin menyadari mempertahankan puncak klasemen bukan pekerjaan mudah. Marc Marquez sedang berusaha memangkas jarak sekaligus memburu hasil bersejarah di Mandalika.
Pembalap Ducati Lenovo itu belum pernah menyelesaikan balapan utama MotoGP di Sirkuit Mandalika. Catatan tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Marquez yang membutuhkan tambahan poin untuk merebut posisi teratas dari Martin.
Ancaman lainnya datang dari rekan setim Martin, Marco Bezzecchi. Pembalap Italia tersebut menghuni peringkat ketiga klasemen dan memiliki modal performa kompetitif untuk ikut meramaikan perebutan podium.
Bezzecchi juga mempunyai catatan impresif di Mandalika. Pada edisi sebelumnya, dia berhasil merebut posisi start terdepan dan memenangkan balapan sprint. Situasi ini membuat persaingan tiga pembalap teratas semakin menarik.
Martin pun enggan menganggap enteng setiap seri tersisa. Dia memahami satu hasil buruk bisa mengubah peta persaingan gelar juara dunia yang saat ini masih berlangsung sengit.
"Kamu tidak pernah tahu apa yang (akan) terjadi di MotoGP. Saya rasa semua balapan sangat penting untuk mengambil poin," tutur Martin.
Pembalap asal Spanyol tersebut juga menilai kekuatan Bezzecchi tidak bisa diabaikan, terutama karena motor Aprilia terus menunjukkan perkembangan positif. Namun, dia mengakui ekspektasi untuk selalu mengalahkan para pesaing bukan sesuatu yang mudah dipenuhi.
"Tentu saja, Marco Bezzecchi, musim lalu sangat kuat. Saya pikir dia sekarang sedang dalam situasinya yang kurang baik, tetapi motornya bekerja sangat baik. Setiap tahun berubah. Saya memahami sekarang ada ekspektasi tinggi untuk mengalahkan semuanya dan memenangkan semuanya. Ini sulit untuk bertarung dengan Marc (Marquez) dan Marco (Bezzecchi), tapi saya akan mencoba yang terbaik," tandas Martin.
Dengan keunggulan hanya dua poin, MotoGP Mandalika 2026 menjadi kesempatan penting bagi Martin untuk memperlebar jarak dari Marquez. Namun, dia harus menghadapi perlawanan dua rival yang sama-sama memiliki ambisi besar dalam perebutan gelar juara dunia.










