Lionel Messi Terganggu di Laga Perpisahan, Pemain Benin Bikin Jengkel

Lionel Messi Terganggu di Laga Perpisahan, Pemain Benin Bikin Jengkel

Olahraga | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:00
share

BUENOS AIRES, iNews.id - Lionel Messi harus menghadapi momen tidak menyenangkan setelah laga terakhirnya bersama Timnas Argentina. Seorang pemain Benin membuatnya risih lantaran terus berusaha mengajak berfoto selfie.

Lionel Messi menutup perjalanan 21 tahunnya bersama Timnas Argentina dengan penampilan gemilang saat membawa La Albiceleste menang 3-0 atas Benin, Rabu (7/10/2026) pagi WIB. Dalam pertandingan tersebut, pemain berusia 39 tahun itu mencatatkan satu gol dan dua assist.

Laga tersebut menjadi pertandingan terakhir Messi bersama Timnas Argentina. Statusnya sebagai salah satu atlet terbesar dalam sejarah membuat pertandingan itu juga menjadi kesempatan langka bagi para pemain Benin untuk berada satu lapangan dengan sang legenda.

Namun, suasana emosional setelah pertandingan sempat terganggu. Ketika peluit panjang berbunyi, Messi berusaha menikmati detik-detik terakhirnya sebagai pemain Timnas Argentina dengan menyalami dan memeluk para pemain Benin.

Di tengah momen tersebut, seorang pemain Benin justru terus berusaha mendapatkan selfie bersama Messi. Sikap pemain tersebut membuat Messi terlihat tidak nyaman dan kesal.

Situasi kemudian mendapat perhatian dari pemain Benin lainnya, Amiro Amadou. Dia terlihat turun tangan untuk meminta rekannya mundur dan memberikan ruang kepada Messi agar bisa menikmati momen terakhirnya dengan seragam Timnas Argentina.

Padahal, Messi sepanjang pertandingan sudah menunjukkan sikap terbuka kepada para pemain Benin. Dia tetap berinteraksi dengan lawan, termasuk ketika pertandingan dihentikan pada menit ke-10 agar para penonton dapat memberikan penghormatan melalui standing ovation.

Messi juga tetap menyalami dan memeluk sejumlah pemain Benin setelah pertandingan berakhir. Karena itu, upaya terus-menerus meminta selfie setelah pertandingan emosional tersebut dinilai menjadi tindakan yang kurang tepat.

Momen tersebut kemudian memunculkan reaksi beragam dari penggemar. Sebagian pihak menilai Messi kurang menunjukkan kerendahan hati karena tidak meluangkan waktu untuk memenuhi keinginan pemain Benin yang ingin mengabadikan pertemuan dengan sang legenda.

Bagi pemain Benin, kesempatan menghadapi Messi tentu menjadi pengalaman yang sulit dilupakan. Tim yang berada di peringkat 93 dunia itu mendapatkan kesempatan berhadapan langsung dengan salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola.

Namun, situasi dari sudut pandang Messi juga tidak sederhana. Pertandingan tersebut merupakan penampilan terakhirnya bersama Argentina setelah lebih dari dua dekade membela tim nasional.

Messi juga masih menghadapi kesedihan setelah kehilangan ayahnya. Sang ayah menjadi sosok yang menyaksikan hampir seluruh perjalanan kariernya, kecuali pertandingan terakhir tersebut.

Karena itu, momen setelah laga melawan Benin memiliki makna jauh lebih besar bagi Messi dibanding sekadar pertandingan sepak bola. Dia sedang menutup salah satu bab terpenting dalam kariernya bersama Argentina.

Kemenangan 3-0 atas Benin sekaligus menjadi penutup sempurna secara hasil bagi Messi. Dia mencetak gol, menyumbangkan dua assist, dan mendapatkan penghormatan dari publik sebelum akhirnya mengakhiri perjalanan panjangnya bersama La Albiceleste.

Topik Menarik