Anfield Siapkan Hari Brutal untuk Man City, Chemistry Liverpool Jadi Kunci
LIVERPOOL, iNews.id - Manchester City menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Liverpool di Anfield akhir pekan ini, Minggu (11/10/2026) malam WIB. Tekanan semakin besar setelah klub dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial Premier League.
Pertandingan Liverpool vs Manchester City kali ini menjadi sorotan karena berlangsung tidak lama setelah putusan terkait 115 dakwaan pelanggaran finansial yang selama ini membayangi The Citizens. City sendiri sudah mengajukan banding dan tetap menyatakan posisi mereka melalui proses hukum tersebut.
Di atas lapangan, City datang dengan modal sempurna. Tim asuhan Enzo Maresca memimpin klasemen setelah memenangkan lima pertandingan awal Premier League. Liverpool juga belum terkalahkan, tetapi baru mengoleksi dua kemenangan sehingga tertinggal enam poin dari City.
Situasi tersebut membuat pertandingan di Anfield memiliki tekanan berbeda. Sebelum jeda internasional, City sempat menjadi favorit tipis untuk memenangkan laga. Namun, setelah putusan terkait kasus finansial mencuat, posisi kedua tim dinilai kembali berimbang oleh bandar taruhan.
Anfield Diprediksi Jadi Neraka untuk Man City
Atmosfer Anfield diperkirakan menjadi salah satu faktor terbesar yang harus dihadapi Manchester City. Dukungan suporter Liverpool yang dikenal intens diprediksi semakin panas karena sorotan terhadap kasus finansial City.
Mantan kapten Manchester United, Gary Neville, memperkirakan laga tersebut akan menjadi hari yang sangat berat bagi seluruh elemen Manchester City. Dia menyampaikan pandangannya dalam podcast The Overlap.
"Jika mereka ingin memahami seberapa marah dunia sepak bola terhadap mereka, Anfield akan memberi tahu mereka. Seperti yang belum pernah mereka bayangkan. Saya menduga akan ada spanduk, tentu akan ada nyanyian. Sambutan untuk mereka akan seperti yang belum pernah mereka lihat. Ini akan menjadi hari yang brutal," kata Neville.
Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, juga memperkirakan suporter tuan rumah bakal memberikan respons keras. Menurut dia, atmosfer, nyanyian, dan spanduk menjadi bagian yang akan mewarnai kedatangan City ke Anfield.
"Ada banyak pembicaraan tentang Manchester City yang datang ke Anfield dan akan ada atmosfer seperti ini. Para penggemar Liverpool akan bernyanyi, mereka akan membawa spanduk," ujar Carragher.
Carragher juga mempertanyakan apakah situasi tersebut justru membuat Manchester City membangun mentalitas "kami melawan dunia". Dia menilai pendukung City juga berpotensi datang dengan spanduk mereka sendiri sebagai bentuk respons.
Mantan pelatih City, Stuart Pearce, memiliki pandangan serupa. Dia menilai tekanan dari tribun justru bisa membuat pertandingan berkembang menjadi duel dengan atmosfer luar biasa.
"Jika Anda adalah manajer Manchester City dan mengatakan ini adalah kami melawan dunia, mentalitas itu, lalu lihat ke mana hal tersebut membawa Anda. Lawan akan menggulung lengan baju mereka," kata Pearce.
"Seperti yang Anda katakan, atmosfer di stadion-stadion akan sangat panas. Luar biasa pertandingan ini terjadi antara Manchester City dan Liverpool akhir pekan ini. Anda tahu maksud saya? Luar biasa. Namun, ini akan sangat elektrik."
"Jadi, ini akan merangsang semua orang untuk melawan City, dan harus merangsang City untuk melawan semua orang."
Maresca Siapkan Pemain Hadapi Tekanan
MilkLife Soccer Challenge 2026 2027 Resmi Bergulir, Tangerang dan Semarang Jadi Kota Pembuka
Situasi tersebut membuat Enzo Maresca dilaporkan berencana membahas putusan Manchester City dalam pertemuan dengan para pemain sebelum pertandingan melawan Liverpool.
Para pemain City akan diminta mengabaikan berbagai gangguan di luar lapangan dan tetap berkonsentrasi pada pertandingan. Klub juga tetap meyakini posisi mereka setelah mengajukan banding resmi terhadap putusan tersebut.
Namun, kemampuan pemain Manchester City dalam menghadapi tekanan langsung dari tribun Anfield menjadi salah satu hal yang menarik untuk dinantikan. Nyanyian, spanduk, serta atmosfer tuan rumah diprediksi membuat laga semakin intens.
Kepolisian Merseyside juga telah menyiapkan operasi pengamanan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pertandingan tersebut, menurut laporan Reuters.
Pertandingan Liverpool vs Manchester City di Anfield pun berpotensi menjadi gambaran awal mengenai tekanan yang akan dihadapi City dalam beberapa bulan mendatang. Setelah laga ini, mereka masih harus menjalani sejumlah pertandingan tandang berat di Premier League.
Sebelum pergantian tahun, Manchester City dijadwalkan bertandang menghadapi Aston Villa, Nottingham Forest, Arsenal, Brentford, Newcastle United, dan Everton.
Dengan kondisi tersebut, laga di Anfield bukan sekadar perebutan poin. City harus menghadapi Liverpool yang memiliki chemistry kuat dengan suporternya sekaligus merespons tekanan besar yang muncul setelah perkembangan kasus finansial mereka.










