Pramono Bicara Penanganan Sungai Lintas Wilayah, Pemprov DKI Fokus Normalisasi 13 Jalur Air
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan adanya pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam pengelolaan sungai serta penanganan bencana. Menurutnya, pemerintah pusat memiliki kewenangan untuk menangani sungai yang melintasi wilayah perbatasan, sementara Pemprov DKI fokus pada penanganan di wilayah Jakarta.
Hal ini disampaikan Pramono usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Penanggulangan Bencana Provinsi DKI Jakarta di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).
“Hal yang berkaitan dengan kalau perbatasan antar wilayah, itu sebenarnya yang menjadi tugasnya adalah pemerintah pusat,” ujar Pramono.
Dia mencontohkan, pembagian kewenangan tersebut dalam proyek normalisasi Sungai Ciliwung. Pemprov DKI Jakarta bertanggung jawab terhadap pembebasan lahan di wilayah ibu kota, sedangkan pembangunan tanggul dan penurapan menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Seperti sekarang ini yang dilakukan normalisasi Ciliwung, pembebasan lahan itu dilakukan sepenuhnya oleh Pemerintah DKI Jakarta di wilayah yang ada di Jakarta. Sedangkan untuk penurapan, tanggul, dan sebagainya itu adalah kewenangan pemerintah pusat,” tuturnya.
Pramono menilai, koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi penting dalam penanganan sungai, terutama karena sejumlah sungai yang mengalir ke Jakarta berhulu di wilayah Jawa Barat.
Karena itu, Pemprov DKI terus memperkuat koordinasi dengan Pemprov Jawa Barat dalam upaya menangani persoalan banjir dari hulu hingga hilir. Kehadiran perwakilan BPBD Jawa Barat dalam Rakorda Penanggulangan Bencana DKI Jakarta menjadi bagian dari penguatan koordinasi tersebut.
“Dalam koordinasi yang seperti itulah maka kenapa kehadiran teman-teman dari Jawa Barat karena juga banyak sungai yang alirannya berasal dari Jawa Barat,” tuturnya.
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta juga tengah melakukan normalisasi terhadap 13 sungai. Beberapa di antaranya yakni Sungai Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama.
“Nah, dalam koordinasi yang seperti itulah maka kenapa kehadiran teman-teman dari Jawa Barat karena juga banyak sungai yang alirannya berasal dari Jawa Barat. Dan di Jakarta sekarang ini ada 13 sungai yang kita lakukan normalisasi, mudah-mudahan ini segera bisa teratasi,” ucap Pramono.









