Panik Salah Isi BBM di SPBU, Ini Hal Penting Harus Dilakukan

Panik Salah Isi BBM di SPBU, Ini Hal Penting Harus Dilakukan

Otomotif | inews | Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:59
share

JAKARTA, iNews.id - Salah mengisi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) memang jarang terjadi. Namun, kesalahan memasukkan bensin ke mobil diesel atau solar ke kendaraan bermesin bensin tidak boleh dianggap sepele.

Jenis BBM yang tidak sesuai dapat memengaruhi kinerja mesin dan berisiko mengganggu sejumlah komponen kendaraan. Karena itu, pengemudi perlu mengetahui langkah yang tepat ketika menyadari salah mengisi BBM.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan mesin atau menjalankan kendaraan. Jika kesalahan diketahui setelah pengisian selesai, segera parkirkan mobil di tempat yang aman.

Pada mobil bermesin bensin yang terisi solar, mesin umumnya sulit dihidupkan karena karakteristik solar tidak sesuai dengan sistem pembakaran mesin bensin. Memaksakan kendaraan tetap berjalan dapat meningkatkan risiko gangguan pada mesin dan komponen terkait.

Sementara itu, mobil diesel yang terisi bensin masih berpotensi menyala karena tekanan kompresi dan temperatur ruang bakarnya tinggi. Namun, bensin memiliki karakteristik berbeda dan kemampuan pelumasan yang lebih rendah dibandingkan solar sehingga dapat mengganggu sistem bahan bakar diesel.

Gejalanya dapat berupa kehilangan tenaga hingga muncul suara knocking atau ngelitik. Jika kendaraan terus dipaksa berjalan, kerusakan pada komponen sistem bahan bakar dan mesin bisa menjadi lebih serius.

Sebab itu, setelah mengetahui adanya kesalahan pengisian, jangan menyalakan kembali mesin. Segera hubungi bengkel atau layanan bantuan kendaraan agar BBM yang tidak sesuai dapat dikuras dan sistem bahan bakar diperiksa oleh teknisi.

Marketing Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara mengatakan kesalahan pengisian BBM dapat terjadi karena berbagai faktor. Pengemudi tidak perlu panik dan harus segera mengambil langkah yang tepat.

"Anda bisa menghubungi layanan Emergency Roadside Assistance yang tersedia 24/7. Tim teknisi akan membantu membawa kendaraan ke bengkel untuk mendapatkan penanganan, termasuk menguras tangki dan memastikan tidak ada kontaminasi pada saluran bahan bakar maupun komponen terkait," ujar Nur Imansyah Tara dalam keterangan pers, Jumat (2/10/2026).

Kesalahan pengisian dapat diminimalkan dengan lebih teliti selama berada di SPBU. Berikut enam langkah yang bisa dilakukan:

1. Turun dari Mobil

Pengemudi disarankan turun dari kendaraan saat proses pengisian BBM. Cara ini membuat proses pengisian lebih mudah dipantau sekaligus membantu memastikan jenis BBM yang dipilih sudah sesuai.

2. Sebutkan Jenis BBM dengan Jelas

Sampaikan jenis BBM kepada petugas secara jelas, termasuk jumlah yang diinginkan dalam satuan liter atau nominal rupiah. Permintaan dapat diulangi untuk memastikan tidak terjadi kesalahpahaman.

3. Pastikan Kembali Sebelum Pengisian

Sebelum nozzle digunakan, pastikan jenis BBM yang disebutkan sudah sesuai dengan kebutuhan kendaraan. Komunikasi yang jelas antara pengemudi dan petugas dapat mengurangi risiko kesalahan.

4. Kenali Warna Nozzle

Setiap jenis BBM umumnya memiliki identitas warna nozzle tertentu. Mengenali warna tersebut dapat menjadi pemeriksaan tambahan sebelum BBM dimasukkan ke tangki.

5. Perhatikan Proses Pengisian

Jangan langsung meninggalkan proses pengisian. Perhatikan jenis BBM yang dipilih petugas serta jumlah yang masuk ke tangki.

Harga per liter pada dispenser juga dapat menjadi informasi tambahan untuk memastikan BBM yang dipilih sesuai dengan permintaan.

6. Periksa Sebelum Meninggalkan SPBU

Setelah pengisian selesai, periksa kembali jenis dan jumlah BBM yang masuk ke tangki. Informasi pada struk pembayaran juga dapat digunakan sebagai pengecekan terakhir.

Memahami risiko dan langkah penanganannya, pengemudi dapat lebih tenang menghadapi kesalahan pengisian BBM sekaligus mencegah gangguan yang lebih serius pada kendaraan.

Topik Menarik