Pangkogabwilhan III Tegaskan TNI Tak Benci OPM: Kami Harapkan Kembali ke Ibu Pertiwi

Pangkogabwilhan III Tegaskan TNI Tak Benci OPM: Kami Harapkan Kembali ke Ibu Pertiwi

Terkini | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 15:54
share

JAKARTA, iNews.id - Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen Lucky Avianto menegaskan TNI tidak membenci kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM). Dia berharap warga yang bergabung dengan OPM dapat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

Lucky mengatakan, TNI menghadapi tantangan keterbatasan personel dalam menangani OPM. Kondisi tersebut diperberat dengan luas wilayah Papua yang mencapai tiga kali Pulau Jawa.

"Ya, memang dengan keterbatasan jumlah personel yang ada di Papua dihadapkan dengan luas wilayah Papua, luas wilayah Papua itu tiga kali luas Pulau Jawa, sehingga penempatan pasukan itu menggunakan titik berat," kata Lucky di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (5/10/2026).

Menurut Lucky, TNI telah berhasil merebut sejumlah "daerah hitam" yang sebelumnya dijadikan markas OPM. Setelah menguasai wilayah tersebut, TNI mendirikan pos dan kembali memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami rebut, kemudian kami duduki, kami kuasai, kemudian kami membangun pos di sana, memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kemudian harapannya di sana masyarakat menjadi maju, aman, damai, sejahtera," ujar Lucky.

Dia mengatakan, setelah situasi di wilayah tersebut membaik, TNI bergerak ke wilayah lain yang masih menjadi basis OPM.

"Kemudian situasi menjadi baik di sana, kami maju lagi ke depan. Rebut lagi daerah hitam lagi tempat OPM, sehingga OPM harapannya akan terkepung," imbuhnya.

Kendati demikian, Lucky menegaskan langkah tersebut bukan bentuk kebencian terhadap OPM. Dia justru berharap anggota OPM meletakkan senjata dan kembali bersama-sama membangun Papua.

"Kami tidak membenci OPM, tapi kami mengharapkan mereka bisa segera kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, meletakkan senjata, sambangi pos-pos TNI, kemudian sama-sama membangun Papua untuk mewujudkan Papua yang aman, damai, dan sejahtera," pungkasnya.

Topik Menarik