John Herdman Bongkar Kelemahan dan Kelebihan jelang Jumpa Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Bongkar Kelemahan dan Kelebihan jelang Jumpa Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 14:17
share

JAKARTA, iNews.id - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mengakui skuad Garuda kalah pengalaman dari Thailand dalam menghadapi tekanan pertandingan final. Meski demikian, dia melihat Indonesia memiliki keunggulan dari sisi kualitas individu dan kebugaran pemain menjelang perebutan gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026). Duel ini menjadi ujian penting bagi skuad asuhan Herdman untuk membuktikan kemampuan mereka menghadapi lawan yang memiliki rekam jejak kuat di sepak bola Asia Tenggara.

Herdman menilai pengalaman Thailand dalam pertandingan internasional menjadi salah satu faktor yang patut diwaspadai. Tim berjuluk Gajah Perang itu sudah berulang kali menghadapi Indonesia dan memiliki bekal kemenangan dalam pertemuan kedua tim.

"Thailand telah memenangkan cukup banyak pertandingan melawan Indonesia, jadi saya yakin mereka akan percaya diri. Mereka memiliki sejarah mengalahkan Indonesia," ujar Herdman dalam konferensi pers, kemarin.

Menurut pelatih asal Inggris tersebut, catatan pertemuan dan pengalaman di turnamen internasional dapat memengaruhi kepercayaan diri pemain ketika menghadapi pertandingan bertekanan tinggi. Thailand dinilai lebih terbiasa menghadapi situasi seperti itu dibandingkan skuad Indonesia yang banyak dihuni pemain muda.

Herdman juga menyoroti perbedaan pengalaman dan usia rata-rata kedua tim. Thailand memiliki sejumlah pemain yang lebih senior serta pengalaman lebih panjang dalam menghadapi kompetisi internasional.

"Thailand terbiasa bermain dalam kondisi seperti ini. Mereka memahami bagaimana bermain sepak bola di Asia. Mereka adalah tim yang berpengalaman. Mereka lebih berpengalaman daripada kami dalam hal turnamen internasional," kata Herdman.

Indonesia Punya Keunggulan Kebugaran dan Kualitas Pemain

Meski mengakui keunggulan pengalaman Thailand, Herdman tidak menganggap Indonesia tanpa modal untuk memenangi final. Dia menilai skuad Garuda memiliki keunggulan dari sisi kebugaran, sementara kualitas individu pemain juga menjadi salah satu kekuatan utama timnya.

"Kami lebih tinggi di banyak posisi. Mereka memiliki rata-rata usia yang lebih tua, tetapi kami lebih muda dan mereka lebih segar. Mereka mampu melakukan rotasi pemain," tambahnya.

Herdman turut menyoroti pengalaman para pemain Indonesia yang berkompetisi di liga dengan level lebih tinggi. Menurut dia, faktor tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda saat menghadapi Thailand.

"Secara kualitas, kami memiliki lebih banyak pemain yang bermain di liga dengan level lebih tinggi, sehingga kami memiliki keunggulan secara kualitas," tuturnya.

Namun, Herdman mengingatkan kualitas teknis saja tidak cukup untuk memastikan kemenangan di partai puncak. Indonesia harus mampu menjaga konsentrasi, mengendalikan emosi, dan memanfaatkan peluang yang muncul selama pertandingan.

Dia menilai kesiapan mental menjadi faktor penting untuk mengimbangi pengalaman Thailand. Jika para pemain mampu menerapkan strategi dan mempertahankan fokus, peluang Indonesia untuk mengangkat trofi tetap terbuka.

"Jika kami membawa mentalitas yang tepat, fokus pada diri sendiri, dan mampu memanfaatkan momen-momen yang ada, kami memiliki peluang yang besar," sambungnya.

Final Jadi Ujian Mental Skuad Garuda

Pernyataan Herdman menunjukkan pengalaman menjadi salah satu tantangan utama Timnas Indonesia dalam menghadapi Thailand. Di sisi lain, keunggulan kualitas pemain dan kebugaran diharapkan mampu membantu Garuda mengimbangi lawan.

Pertandingan di SUGBK pada Senin (5/10/2026) itu akan menentukan tim yang keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia perlu memaksimalkan keunggulannya sekaligus mengatasi tekanan di laga penentuan.

Bagi Herdman, kunci pertandingan bukan hanya kemampuan individu, melainkan juga cara para pemain merespons situasi krusial. Ketenangan dan ketepatan mengambil keputusan bisa menjadi penentu ketika Indonesia berhadapan dengan Thailand dalam perebutan gelar.

Topik Menarik