Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Lewati 4 Negara

Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket jika Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Lewati 4 Negara

Olahraga | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 12:52
share

NEW YORK, iNews.id - Kanada mulai mengurangi kebergantungannya terhadap Amerika Serikat (AS) di sektor pertahanan dan teknologi informasi. Ottawa bahkan mengevaluasi rencana pembelian 88 unit jet tempur F-35 buatan AS dan melirik pesawat tempur Eropa untuk memperkuat pertahanan wilayah Arktik.

Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengungkapkan pemerintahannya telah mempersiapkan berbagai opsi untuk menghadapi risiko ekstrem, termasuk kemungkinan aksi militer AS. Pemerintah Kanada disebut telah meneliti skenario tersebut selama sekitar setahun terakhir.

Sebagai alternatif terhadap F-35, Kanada mempertimbangkan pembelian pesawat tempur dari Eropa, termasuk Saab Gripen buatan Swedia. Jet tempur tersebut dipertimbangkan untuk memperkuat kemampuan Kanada dalam menjaga wilayah Arktik.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Ottawa mengurangi kebergantungan terhadap AS. Carney mengatakan persiapan menghadapi skenario terburuk mendorong pemerintahnya untuk membuat rencana agar Kanada tidak terlalu bergantung pada Washington dalam berbagai bidang.

"Kita memiliki tanggung jawab dalam peran ini, melihat risiko ekstrem. Ini hanya manajemen risiko, bukan skenario dasar, tapi terlihat tidak bertanggung jawab jika tidak (melakukannya)," kata Carney, dalam wawancara dengan The New York Times, belum lama ini.

Selain mengevaluasi pembelian F-35, Kanada juga berencana menghentikan sepenuhnya layanan komunikasi satelit Starlink milik Elon Musk.

Hubungan Kanada dan AS memang memanas sejak Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025. Trump menjadikan Kanada, bersama Meksiko, sebagai salah satu negara pertama yang dikenai tarif baru.

Trump juga beberapa kali mengusulkan agar Kanada menjadi negara bagian AS ke-51. Gagasan tersebut ditolak tegas oleh Carney.

Topik Menarik