Terungkap! Pilot Flydubai Ingin Bajak lalu Tabrakkan Pesawat di Israel
TEL AVIV, iNews.id - Kopilot pesawat Flydubai yang menyerang kapten saat penerbangan dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), menuju Tel Aviv, Rabu (30/9/2026), mengaku hendak menabrakkan pesawat di Israel.
Pria berkebangsaan Oman itu menyerang kapten menggunakan kapak darurat di kokpit, saat pesawat melintasi langit Yordania. Pilot lainnya lalu mengarahkan pesawat memasuki wilayah Arab Saudi hingga mendarat darurat di Tabuk.
Sumber pejabat keamnanan UEA mengatakan, pria yang diidentifikasi sebagai Hamam Al Hammami (29) tersebut hendak membajak pesawat lalu menabrakkannya di Israel.
Pejabat senior intelijen dan penegak hukum UEA mengatakan, Hammami sebenarnya telah diberhentikan oleh maskapai tempatnya bekerja sebelumnya, Oman Air, karena pemikirannya yang radikal. Namun entah mengapa dia diterima bekerja untuk Flydubai.
Dia juga menderita luka dalam perkelahian di kokpit, namun telah dikirim ke UEA pada Kamis (1/10/2026), untuk menjalani pemeriksaan.
Pesawat mengirim sinyal darurat potensi pembajakan saat baku hantam terjadi hingga melakukan pendaratan darurat di Saudi.
Maskapai kemudian mengonfirmasi, perkelahian terjadi antara sesama pilot.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan, seorang pilot menikam rekannya dan berusaha menabrakkan pesawat di Israel.
Renana itu digagalkan karena sang kapten, Smit Machchhar, melawan balik hingga datang bantuan dari penumpang. Pesawat membawa 174 penumpang, sebagian besar adalah warga Israel.
Yaniv Hayoun, seorang penumpang, mengatakan dia menarik tuas kendali untuk menstabilkan pesawat yang menukik hingga pilot ketiga mengambil alih. Pesawat mendarat dengan selamat di Arab Saudi.









