Pilu! Bayi di Cakung Jaktim Dianiaya hingga Tewas, Pelakunya Ayah Kandung

Pilu! Bayi di Cakung Jaktim Dianiaya hingga Tewas, Pelakunya Ayah Kandung

Terkini | inews | Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:49
share

JAKARTA, iNews.id - Polisi menahan RPP (30), seorang ayah yang diduga menganiaya putri kandungnya sendiri yang masih bayi hingga tewas di Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur. Bayi tersebut mengalami luka lebam hingga terluka.

“Dari hasil pengecekan oleh Tim Iden Polres Jakarta Timur, ditemukan luka lebam pada mata sebelah kiri dan luka lebam sebelah kiri serta mengeluarkan darah,” kata Kapolsek Cakung, Kompol Ade Try Putra dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026).

Penganiayaan tersebut terjadi pada Kamis (1/10/2026) lalu. Andre menyebut, pelaku sempat berpura-pura menangis hingga menggendong korban saat meminta tolong untuk diantar ke rumah sakit dan mengatakan korban muntah-muntah. 

"Menurut keterangan Saksi 1, sekitar jam 18.15 WIB pelaku datang menggendong anaknya (korban) sambil menangis, terus pelaku meminta tolong terhadap Saksi 1 untuk mengantar korban ke rumah sakit," ujarnya.

Saksi berinisial S yang melihat kondisi tersebut sempat menanyakan penyakit yang diderita korban. Pelaku berdalih korban mengalami muntah-muntah. Namun, saat diperiksa, wajah bayi itu justru dipenuhi luka lebam.

Saksi kembali menanyakan apa yang telah dilakukan pelaku hingga menyebabkan korban mengalami luka lebam. Namun, RP justru memberikan jawaban berbelit-belit dan mengaku korban tertimpa kipas angin.

"Saksi 1 kemudian bertanya lagi terhadap pelaku 'kamu apain anak ini' dan dijawab oleh pelaku tertimpa kipas angin dan jawaban pelaku berbelit-belit," ujar Andre.

Alasan yang sama disampaikan pelaku kepada istrinya atau ibu kandung korban. Saksi S yang semakin curiga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada ketua RT setempat.

Ketua RT kemudian mendatangi lokasi dan mendapati korban sudah tidak sadarkan diri dengan wajah lebam dan pucat pasi. Ketua RT lantas menghubungi Polsek Cakung.

Belakangan diketahui, RP membenturkan kepala bagian belakang korban ke dinding sebanyak tiga kali.

Topik Menarik